BPJT: Progres Konstruksi Jalan Tol Padang – Sicincin 32,11%, Pembebasan Lahan 84,58%

BPJT: Progres Konstruksi Jalan Tol Padang – Sicincin 32,11%, Pembebasan Lahan 84,58%

Penampakan terbaru progrès Jalan Tol Padang - Pekanbaru Seksi Padang - Sicincin yang masih dikerjakan. [Foto: Dok. BPJT PUPR]

Padang, Padangkita.com – Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Danang Parikesit baru saja meninjau langsung pembangunan Jalan Tol Padang – Pekanbaru Seksi Padang – Sicincin.

Ia menyampaikan, progres konstruksi Jalan Tol Padang – Sicincin sepanjang 36 km tersebut mencapai 32,11%. Kemudian, progres lahan yang sudah dibebaskan mencapai 84,58%.

Ini berbeda dengan yang disampaikan Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Audy Joinaldy. Ketika menerima mahasiswa yang unjuk rasa di kantor Gubernur, 3 hari lalu, Audy menyebutkan, bahwa pembebasan lahan telah mencapai 95 persen.

Sisanya yang 5 persen, kata Audy, menunggu putusan pengadilan, karena ada pihak yang mengeklaim pemilik lahan mengajukan gugatan.

Meski demikian, Danang berharap Jalan Tol Padang – Sicincin bisa rampung sesuai target, yakni tahun 2024.

Menurut Danang, Jalan Tol Padang - Sicincin ini akan menjadi salah satu jalan tol terindah di Pulau Sumatra. Sebab, di sisi kanan dan kiri jalan tol,  dikelilingi pemandangan perbukitan yang hijau.

“Sesuai pesan Pak Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, selama pelaksanaan konstruksi (jalan tol) harus tetap memperhatikan kualitas, estetika, dan keberlanjutan lingkungan sekitarnya,” kata Danang.

Progres pembangunan Jalan Tol Padang – Sicincin ini sempat diposting Gubernur Sumbar Mayeldi Ansharullah di akun Instagramnya. Di kolom komentar postingan tersebut, banyak warganet yang mengkritik pembangunan jalan tol di Sumbar sangat lamban.

Diketahui, Jalan Tol Padang – Sicincin sepanjang 36 km dibangun sejak tahun 2018 silam. Di tengah perjalanan pembangun sempat terhenti cukup lama, sebelum akhirnya dilanjutkan lagi di akhir 2022.

Jalan Tol Padang – Sicincin merupakan salah satu seksi dari Jalan Tol Padang – Pekanbaru yang memiliki panjang total 254 km.

Sementara itu, Jalan Tol Padang – Pekanbaru yang terdiri dari 6 seksi merupakan bagian sirip atau feeder dari Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) yang membentang dari Lampung hingga Aceh.

Baca juga: Postingan Gubernur Mahyeldi soal Jalan Tol Banjir Kritik, Begini Progres Tol Padang – Sicincin  

Dari 6 seksi Jalan Tol Padang – Pekanbaru, satu seksi yakni Pekanbaru – Bangkinang telah selesai dan resmi dioperasikan. Satu seksi lagi, yakni Bangkinang – Pangkalan hampir rampung. Kemudian, tiga seksi lagi, yakni Sicincin – Bukittinggi, Bukittinggi – Payakumbuh, Payakumbuh – Pangkalan, masih dalam tahap persiapan pembangunan. [*/pkt]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Baca Juga

Tol Terpeka Kembali Beroperasi Usai Catatkan Pendaratan Pesawat Tempur Pertama di Jalan Tol
Tol Terpeka Kembali Beroperasi Usai Catatkan Pendaratan Pesawat Tempur Pertama di Jalan Tol
Kejaksaan Kawal Pembebasan Lahan Flyover Sitinjau Lauik agar Cepat dan Sesuai UU
Kejaksaan Kawal Pembebasan Lahan Flyover Sitinjau Lauik agar Cepat dan Sesuai UU
Melihat Progres Pembangunan Jembatan Siak yang Jadi Struktur Utama JTTS di Provinsi Riau
Melihat Progres Pembangunan Jembatan Siak yang Jadi Struktur Utama JTTS di Provinsi Riau
Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi Dapat Dilalui 2029 Jika Lahan Beres dan Dana Tersedia
Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi Dapat Dilalui 2029 Jika Lahan Beres dan Dana Tersedia
Biaya Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Rp25,23 T, Target Rampung dan Beroperasi 2031
Biaya Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Rp25,23 T, Target Rampung dan Beroperasi 2031
Proses Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi segera Dimulai, Ada 2 Terowongan dan 2 Jembatan
Proses Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi segera Dimulai, Ada 2 Terowongan dan 2 Jembatan