Cegah Perpecahan Jelang Pemilu 2024, Bamsoet: Mitigasi Penyebaran Hoaks

Cegah Perpecahan Jelang Pemilu 2024, Bamsoet: Mitigasi Penyebaran Hoaks

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). [Foto: Dok. MPRI RI]

Jakarta, Padangkita.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta pemerintah, termasuk para penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) mengevaluasi maraknya informasi atau pemberitaan hoaks pada pemilu-pemilu di tahun-tahun sebelumnya.

Pada pemilu sebelumnya banyak terjadi polarisasi kelompok pemilih yang menimbulkan perpecahan, yang sebagian besar disebabkan karena beredarnya informasi atau pemberitaan hoaks.

“Meminta pemerintah, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), bersama para penyelenggara pemilu, mengklasifikasikan modus dan celah beredarnya hoaks, serta memahami bagaimana pemberitaan atau informasi hoaks beredar dan mempengaruhi masyarakat,” kata Bamsoet, di Jakarta, Selasa (28/2/2023).

“Itu, guna dilakukan langkah yang tepat untuk mencegah meluasnya informasi atau pemberitaan hoaks,” ulasnya.

Selain itu, Bamsoet juga menyarankan agar pemerintah memberikan tindak tegas kepada pihak-pihak yang terbukti menyebarkan berita atau informasi bohong atau hoaks agar menimbulkan efek jera.

“Dikarenakan penyebaran informasi dan berita hoaks tidak hanya merupakan tindak pidana, tapi juga merupakan kejahatan kemanusiaan (humanity crime)," ucap politikus Golkar tersebut.

Mantan ketua DPR RI ini pun meminta supaya penyelenggara Pemilu, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) bekerja sama dengan Kominfo melakukan langkah mitigasi untuk mencegah pemberitaan atau informasi hoaks.

Di antaranya, kata dia, dengan melakukan sosialisasi dan pendidikan bagi pemilih, memperkenalkan literasi demokrasi, literasi jurnalistik, dan literasi elektoral, serta bekerja sama dengan media untuk melakukan fact checking atau fact finding di lapangan secara langsung.

Dalam kesempatan yang sama, Bamsoet pun mengimbau masyarakat untuk kritis dan cerdas dalam memvalidasi fakta suatu informasi atau pemberitaan yang diterima, utamanya jelang pemilu 2024.

Baca juga: Korea akan Investasi Motor Listrik USD 30 Juta, Bamsoet Nyatakan Dukungan

"Pemberitaan atau informasi hoaks dapat menimbulkan apatisme politik sehingga masyarakat tidak mau menggunakan hak pilihnya,” ingat Bamsoet. [*/pkt]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Baca Juga

Ketua MPR RI dan Wagub Vasko Tinjau Korban Banjir di Nanggalo, Serahkan Dua Truk Bantuan
Ketua MPR RI dan Wagub Vasko Tinjau Korban Banjir di Nanggalo, Serahkan Dua Truk Bantuan
Ketua MPR Ahmad Muzani Apresiasi Wartawan Parlemen Jaga Ideologi dan Persatuan Bangsa
Ketua MPR Ahmad Muzani Apresiasi Wartawan Parlemen Jaga Ideologi dan Persatuan Bangsa
Waspada Hoaks, Bank Nagari Imbau Masyarakat Tidak Tertipu Modus Kejahatan Digital Perbankan
Waspada Hoaks, Bank Nagari Imbau Masyarakat Tidak Tertipu Modus Kejahatan Digital Perbankan
KWP Tegaskan Komitmen Menjaga Media Kritis dan Konstruktif yang Jadi Kunci Demokrasi Sehat
KWP Tegaskan Komitmen Menjaga Media Kritis dan Konstruktif yang Jadi Kunci Demokrasi Sehat
Hadiri Sarasehan Kebangsaan BPIP dan MPR RI, Yota Balad: Sinergi Pusat-Daerah Rawat Pancasila
Hadiri Sarasehan Kebangsaan BPIP dan MPR RI, Yota Balad: Sinergi Pusat-Daerah Rawat Pancasila
Pakar Keamanan Siber Ungkap Fakta soal Viral BRI Terkena Ransomware yang Ternyata Hoaks
Pakar Keamanan Siber Ungkap Fakta soal Viral BRI Terkena Ransomware yang Ternyata Hoaks