Persiapan Jalan Layani Nataru di Pulau Sumatra, Sitinjau Lauik  Prioritas Penanganan

Persiapan Jalan Layani Nataru di Pulau Sumatra, Sitinjau Lauik  Prioritas Penanganan

Jalur Sitinjau Lauik yang longsor tampak dari atas. [Foto: Diskominfotik Sumbar]

Jakarta, Padangkita.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyiapkan infrastruktur jalan untuk mendukung kelancaran lalu lintas Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2022-2023.

Di Pulau Sumatra, Jalan tol yang beroperasi sepanjang 738 km dengan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) sebanyak 27 titik terdiri dari 20 TIP tipe A dan 7 TIP tipe B.

Selain itu, di Sumatra juga dilakukan penambahan ruas tol operasi yakni Jalan Tol Sigli - Banda Aceh (Seksi 2 Selimeum - Jantho, 6,3 km), Tol Binjai Langsa (Seksi Binjai – Stabat, 11,8 km), Tol Lubuklinggau - Curup - Bengkulu (Seksi Bengkulu - Taba Penanjung, 16,7 km), dan Tol Pekanbaru - Padang (Seksi Pekanbaru – Bangkinang, 30,9 km).

“Untuk jalan tol di Sumatra ada dua yang difungsionalkan yakni Tol Sigli - Banda Aceh (Seksi 5 dan 6 Blang Bintang – Kutobaro – SS Baitussalam, 12,3 km) dan Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Seksi 1 Tebing Tinggi – Indrapura, 20,4 km). Dua ruas tol ini akan kita operasionalkan secara fungsional jadi belum bertarif,” ungkap Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Sedangkan ruas jalan nasional di Sumatra yang siap digunakan sepanjang 7.918 km yaitu Jalan Lintas Barat 2.562 km (mantap 97%), Jalan Lintas Timur 3.019 km (mantap 95%), dan Jalan Lintas Tengah 2.338 km (mantap 93%).

Penanganan infrastruktur jalan terdampak bencana longsor dilakukan di Sitinjau Lauik, Sumatra Barat (Sumbar).

Selanjutnya persiapan Nataru di Pulau Kalimantan, Bali, dan Sulawesi akan tetap memanfaatkan jalan tol dan jalan nasional yang sudah beroperasi.

Di Kalimantan, jalan tol operasional yakni Tol Balikpapan – Samarinda sepanjang 99 km, sedangkan ruas jalan nasional yang siap digunakan sepanjang 6.556 km terdiri dari Jalan Lintas Utara, Tengah dan Selatan dengan kondisi mantap 85,4%.

Di Pulau Bali, Jalan Tol Bali – Mandara telah operasional sepanjang 10,1 km dan ruas jalan nasional siap digunakan sepanjang 363,4 km terdiri dari Lintas Utara dan Selatan dengan kondisi mantap 98,3%.

Di Pulau Sulawesi, jalan tol operasional sepanjang 61,5 km, terdiri dari Tol Ujung Pandang/Makassar Seksi 1 – 3 sepanjang 10,1 km, Tol Makassar Seksi 4 sepanjang 11,6 km, dan Tol Manado – Bitung sepanjang 39,8 km.

Baca juga: Persiapan Nataru 2022-2023, Jalan Tol Operasi 2.578 Km dan Jalan Nasional 46.690 Km

Untuk ruas jalan nasional yang siap digunakan sepanjang 17.284,4 km yang secara umum dalam kondisi mantap 93,2%. Pada jalan nasional di Sulawesi juga dilakukan penanganan infrastruktur jalan terdampak bencana longsor di Trans Sulawesi Majene - Mamuju, Sulawesi Barat pada  27 Oktober 2022 lalu.  [*/pkt]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Baca Juga

Soal Tambang di Air Dingin, Pemprov Sumbar: Sudah Ada Keputusan, Tak Perlu Rapat Lagi
Soal Tambang di Air Dingin, Pemprov Sumbar: Sudah Ada Keputusan, Tak Perlu Rapat Lagi
Bencana di Sumbar Merusak Banyak Infrastruktur, Sejumlah Anggaran Terpaksa Bergeser
Bencana di Sumbar Merusak Banyak Infrastruktur, Sejumlah Anggaran Terpaksa Bergeser
Tinjau Tol Padang-Sicincin Pakai Motor Trail, Gubernur Mahyeldi Puji Kualitas Jalan Sangat Baik
Tinjau Tol Padang-Sicincin Pakai Motor Trail, Gubernur Mahyeldi Puji Kualitas Jalan Sangat Baik
Sumut – Aceh segera Terhubung Jalan Tol, Sumbar – Riau Kapan?
Sumut – Aceh segera Terhubung Jalan Tol, Sumbar – Riau Kapan?
Progres Jalan Tol Padang – Sicincin Capai 58,76%, Hutama Karya Perkuat Pemberdayaan Sosial
Progres Jalan Tol Padang – Sicincin Capai 58,76%, Hutama Karya Perkuat Pemberdayaan Sosial
Tol Padang-Sicincin Tuntas Juli, 1 Mei Mahyeldi dan Menteri PUPR Bahas Rencana Kelanjutannya
Tol Padang-Sicincin Tuntas Juli, 1 Mei Mahyeldi dan Menteri PUPR Bahas Rencana Kelanjutannya