Ke Rumah Nan Tumpah #3: Bersenang-senang bersama anak-anak Korong Kasai

Lampiran Gambar

Padangkita.com - Untuk ketiga kalinya, Komunitas Seni Nan Tumpah (KSNT) mengelar program Ke Rumah Nan Tumpah (KRNT) yang bertajuk “KRNT #3: Bersenang-senang bersama anak-anak Korong Kasai, dilaksanakan pada Jumat (31/8/2018) silam.

KRNT merupakan sebuah program yang disusun oleh KSNT sebagai ruang apresiasi yang khusus diselenggarakan di sekretariat KSNT. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan apresiasi masyarakat terhadap kesenian. Program ini akan melengkapi program jangka panjang kerja manajemen produksi KSNT yang telah ada sebelumnya, yakni festival seni dua tahunan Pekan Nan Tumpah yang akan memasuki penyelenggaraan ke lima dan program Nan Tumpah Masuk Sekolah (NTMS) yang akan memasuki penyelenggaraan ke sembilan pada tahun 2019.

Dalam edisi KRNT #3 kali ini Komunitas Seni Nan Tumpah menjalin kerjasama dengan Ladang Rupa dan Metasinema. KRNT #3 akan melibatkan secara langsung anak-anak Korong Kasai untuk mengikuti lokakarya menggambar bersama Ladang Rupa dan sesi menonton film anak bersama Metasinema. Dua kegiatan tersebut nantinya juga akan ditambahkan dengan diskusi ringan. Selain itu, KRNT #3 juga akan dimeriahkan oleh penampilan musik puisi dari Nan Tumpah Muda (SMAN 7 Padang).

Menurut Pemimpin KSNT Yunisa Dwiranda, “spirit dari kegiatan KRNT ini adalah kolaborasi dan membuka ruang partisipasi dan apresiasi bagi masyarakat Korong Kasai.

"Selain itu juga bertujuan untuk memperkenalkan Rumah Nan Tumpah yang menjadi tempat KSNT berproses kreatif. KRNT juga bagian upaya kami untuk menjaga silaturrahmi dengan komunitas lainnya," katanya kepada Padangkita, Senin (03/09/2018).

Sementara itu, Fajry Chaniago sebagai manajer artistik Komunitas Seni Nan Tumpah mengatakan, “pada gelaran kali ini kami akan terfokus pada anak-anak dengan cara memberikan sebuah lokakarya seni rupa khususnya menggambar yang akan dimentori oleh rekan-rekan dari Ladang Rupa dan juga pemutaran film pendek yang bercerita tentang dunia anak-anak.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan senirupa lebih dekat dan memberikan tontonan yang lebih segar dan mendalam bagi anak-anak sekitaran Korong Kasai yang selama ini lebih akrab dengan sinetron di televisi”

Film yang akan diputar dalam program KRNT #3 merupakan film-film hasil kurasi rekan-rekan Metasinema, yaitu “Mars” Sutradara Muhammad Marhawi dan Amartha (Gadis dan Air) Sutradara Bambang “ipoenk” Kuntara Murti.

“Dua film yang akan diputar dalam program Ke Rumah Nan Tumpah #3 membawa semangat imajinatif dan fantasional yang tak lepas dari problematika sekitar. Mulai dari “Mars” yang menggiring kepada kemungkinan masa depan dengan sederhana, namun masih mengulang norma tradisional dengan bingkisan modern, dan “Amartha (Gadis dan Air)” yang mengajak penonton kepada kemungkinan aksi reaksi panggung fantasional terhadap panggung realitas” Tutur Adi Osman, Kurator dan Programmer Layarterkembang (Metasinema).

Baca Juga

Pesona Tambua Tansa 2025 di Matur, Gubernur Mahyeldi Apresiasi Anak Muda Penyelenggara
Pesona Tambua Tansa 2025 di Matur, Gubernur Mahyeldi Apresiasi Anak Muda Penyelenggara
Buka Puncak Hoyak Tabuik Piaman 2025, Menbud Fadli Zon Sebut akan Usulkan ke UNESCO
Buka Puncak Hoyak Tabuik Piaman 2025, Menbud Fadli Zon Sebut akan Usulkan ke UNESCO
Dihadiri Menteri Kebudayaan, Puncak Tabuik Piaman 2025 Disaksikan 200 Ribu Pengunjung
Dihadiri Menteri Kebudayaan, Puncak Tabuik Piaman 2025 Disaksikan 200 Ribu Pengunjung
Pasangan Asal Denmark Ini Datang ke Pariaman Khusus untuk Saksikan Event Budaya Tabuik
Pasangan Asal Denmark Ini Datang ke Pariaman Khusus untuk Saksikan Event Budaya Tabuik
Melihat Sejarah dan Filosofi Tari Kain asal Pesisir Selatan yang sudah Ditetapkan sebagai WTBI
Melihat Sejarah dan Filosofi Tari Kain asal Pesisir Selatan yang sudah Ditetapkan sebagai WTBI
Yota Balad Serahkan Langsung Proposal Museum Tabuik kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon
Yota Balad Serahkan Langsung Proposal Museum Tabuik kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon