Tiga Tahun Beroperasi, Jalan Tol Trans Sumatra Makin Diminati Masyarakat 

Tiga Tahun Beroperasi, Jalan Tol Trans Sumatra Makin Diminati Masyarakat 

Pemandangan indah salah satu ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Jalan ini diklaim menjadi salah satu penopang ekonomi di Sumatra. [Foto: Dok. PT Hutama Karya]

Padang, Padangkita.com - Memasuki 3 tahun diresmikannya Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS), Pihak PT. Hutama Karya memastikan peminat tol ini semakin tinggi setiap tahunnya. Hal ini tergambar dari terus meningkatnya volume kendaraan yang melintas di JTTS tiap harinya dalam tiga tahun terakhir.

“Tercatat pertumbuhan Lalu lintas Rata-rata Harian (LHR) pada 2021 di JTTS mengalami kenaikan hingga 19,78 persen dari 2020. Nantinya trafik kendaraan JTTS akan terus membaik menjelang ruas-ruas di JTTS terhubung secara penuh dari Lampung hingga Aceh,” terang Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto dalam keterangan resminya dikutip Padangkita.com, Minggu (10/4/2022).

Terang Budi, meskipun akibat pandemi Covid-19 dan kebijakan PPKM menyebabkan volume kendaraan sempat mengalami penurunan, trafik kendaraan terus membaik. Setiap harinya masyarakat semakin tahu manfaat JTTS karena telah memangkas lama tempuh.

Sebelum adanya JTTS, pengemudi yang ingin menuju kota Palembang dari arah Pulau Jawa dapat menempuh waktu hingga 12 jam perjalanan, setelah adanya JTTS pengemudi hanya menempuh 4-5 jam perjalanan saja.

“Dengan efisiensi waktu tersebut berdampak pada biaya transportasi & perawatan kendaraan yang lebih efisien, kecepatan pendistribusian barang logistik hingga kualitas barang menjadi lebih baik,” tuturnya.

Diketahui, saat ini JTTS yang sudah beroperasional sepanjang 673 km, diantaranya Bakauheni – Terbanggi Besar sepanjang 140 km, Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung sepanjang 189 km, Kayu Agung – Palembang – Betung (Kayu Agung – SS Kramasan) sepanjang 38 km.

Baca Juga: Menopang Ekonomi Sumatra dengan Jalan Tol Trans Sumatra, Industri di Lampung dan Sumut Sudah Menggeliat

Selanjutnya terdapat ruas Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi sepanjang 62 km, Belawan – Medan – Tanjung Morawa sepanjang 43 km, Palembang – Indralaya sepanjang 22 km, Pekanbaru – Dumai sepanjang 132 km, Medan – Binjai sepanjang 18 km, Binjai-Stabat sepanjang 11,8 km, Sigli – Banda Aceh-Sigli Seksi 3 Jantho-Indrapuri (16 km) dan Seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang (14 km). [isr]

Baca Juga

Ada Pekerjaan Erection Girder, Jalan Tol Padang - Sicincin Buka Tutup 23-24 Februari dan 4-5 Maret
Ada Pekerjaan Erection Girder, Jalan Tol Padang - Sicincin Buka Tutup 23-24 Februari dan 4-5 Maret
Tol Terpeka Kembali Beroperasi Usai Catatkan Pendaratan Pesawat Tempur Pertama di Jalan Tol
Tol Terpeka Kembali Beroperasi Usai Catatkan Pendaratan Pesawat Tempur Pertama di Jalan Tol
Melihat Progres Pembangunan Jembatan Siak yang Jadi Struktur Utama JTTS di Provinsi Riau
Melihat Progres Pembangunan Jembatan Siak yang Jadi Struktur Utama JTTS di Provinsi Riau
Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi Dapat Dilalui 2029 Jika Lahan Beres dan Dana Tersedia
Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi Dapat Dilalui 2029 Jika Lahan Beres dan Dana Tersedia
Biaya Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Rp25,23 T, Target Rampung dan Beroperasi 2031
Biaya Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Rp25,23 T, Target Rampung dan Beroperasi 2031
Proses Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi segera Dimulai, Ada 2 Terowongan dan 2 Jembatan
Proses Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi segera Dimulai, Ada 2 Terowongan dan 2 Jembatan