Ini Daya Tampung 48 Prodi Unand di SNMPTN 2022

Ini Daya Tampung 48 Prodi Unand di SNMPTN 2022

Gedung Rektorat Unand di Kampus Unand Limau Manis, Padang, Sumatra Barat (Sumbar). [Foto: Ist.]

Padang, Padangkita.com - Jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) merupakan salah satu jalur masuk Universitas Andalas (Unand) yang diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Rektor Unand Yuliandri mengatakan SNMPTN dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik, non-akademik, dan/atau portofolio calon mahasiswa

“Dalam SNMPTN, indeks sekolah sangat menentukan selain akreditasi. Makin tinggi indeks sekolah maka makin besar peluang siswanya untuk masuk,” ujarnya, Rabu (2/2/2022).

Proses pendaftaran SNMPTN dimulai dengan registrasi akun LTMPT yang dilakukan oleh pihak sekolah dimulai sejak 4 Januari 2022, sedangkan registrasi akun LTMPT bagi siswa dimulai pada 10 Januari 2022.

Batas akhir registrasi akun bagi sekolah dan siswa adalah sama yaitu 15 Februari 2022. Setelah itu, dilanjutkan penetapan siswa yang eligible oleh sekolah mulai 4 Januari hingga 8 Februari 2022.

Adapun pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa dimulai pada 8 Januari hingga Februari 2022 dan pendaftaran SNMPTN dimulai pada 14 hingga 28 Februari 2022.

“Hasil SNMPTN akan diumumkan pada 28 Maret 2022,” imbuh Yuliandri.

Daya tampung Unand dalam SNMPTN untuk kelompok Saintek dan Soshum mencapai 1.941 kursi. Ada 48 prodi di Unand. Daya tampung pada setiap prodi yang dibuka oleh Unand dalam SNMPTN 2022 menurut laman LTMPT sebagai berikut.

Daya Tampung Kelompok Saintek

  • Agribisnis: 40 kursi
  • Agroteknologi: 40 kursi
  • Kedokteran: 50 kursi
  • Keperawatan: 36 kursi
  • Kesehatan Masyarakat: 40 kursi
  • Kedokteran Gigi: 20 kursi
  • Kimia: 24 kursi
  • Biologi: 24 kursi
  • Matematika: 24 kursi
  • Fisika: 24 kursi
  • Teknik Komputer: 20 kursi
  • Peternakan: 80 kursi
  • Teknik Mesin: 30 kursi
  • Teknik Sipil: 36 kursi
  • Teknik Industri: 26 kursi
  • Teknik Lingkungan: 24 kursi
  • Teknik Elektro: 30 kursi
  • Teknik Farmasi: 34 kursi
  • Teknik Pertanian dan Biosistem: 24 kursi
  • Teknologi Hasil Pertanian: 24 kursi
  • Sistem Informasi: 20 kursi
  • Psikologi: 30 kursi
  • Ilmu Tanah: 24 kursi
  • Agroekoteknologi: 30 kursi
  • Peternakan (Kampus II Payakumbuh): 20 kursi
  • Kebidanan: 20 kursi
  • Gizi: 24 kursi
  • Proteksi Tanaman: 24 kursi
  • Penyuluhan Pertanian: 12 kursi
  • Teknologi Industri Pertanian: 16 kursi
  • Ilmu Biomedis: 10 kursi

Baca Juga: Unand Sediakan Kuota Calon Mahasiswa dari Keluarga Kurang Mampu 20 Persen

Daya Tampung Kelompok Soshum

  • Ekonomi: 30 kursi
  • Hukum: 120 kursi
  • Sejarah: 24 kursi
  • Sosiologi: 24 kursi
  • Antropologi Sosial: 20 kursi
  • Manajemen: 40 kursi
  • Akuntansi: 40 kursi
  • Ilmu Politik: 20 kursi
  • Administrasi Publik: 24 kursi
  • Sastra Indonesia: 24 kursi
  • Sastra Inggris: 30 kursi
  • Sastra Minangkabau: 19 kursi
  • Sastra Jepang: 22 kursi
  • Hubungan Internasional: 24 kursi
  • Ilmu Komunikasi: 30 kursi
  • Manajemen (Kampus II Payakumbuh): 16 kursi
  • Ekonomi (Kampus II Payakumbuh): 16 kursi. [fru]

Baca Juga

Momentum Tujuh Dekade, Rektor Universitas Andalas Perkuat Kolaborasi dengan Pemimpin Redaksi
Momentum Tujuh Dekade, Rektor Universitas Andalas Perkuat Kolaborasi dengan Pemimpin Redaksi
Deklarasi Bukit Karamuntiang di Unand, Mahyeldi Nilai Sejalan dengan Pembangunan Sumbar
Deklarasi Bukit Karamuntiang di Unand, Mahyeldi Nilai Sejalan dengan Pembangunan Sumbar
Kepala BPOM di UNAND: Sinergi Triple Helix Kunci Hadapi 'Silent Pandemic' dan Menuju Kampus Kelas Dunia
Kepala BPOM di UNAND: Sinergi Triple Helix Kunci Hadapi 'Silent Pandemic' dan Menuju Kampus Kelas Dunia
Bidik Reputasi Global 2029, Universitas Andalas Perkuat Diplomasi Pendidikan Lewat Beasiswa KNB
Bidik Reputasi Global 2029, Universitas Andalas Perkuat Diplomasi Pendidikan Lewat Beasiswa KNB
Kolaborasi Lintas Negara, Mahasiswa Doktoral Unand Latih Nakes Timor Leste Perangi Malnutrisi
Kolaborasi Lintas Negara, Mahasiswa Doktoral Unand Latih Nakes Timor Leste Perangi Malnutrisi
Menyorot Banjir Bandang 2025, Kerusakan Hulu dan Perilaku Manusia Jadi Biang Keladi
Menyorot Banjir Bandang 2025, Kerusakan Hulu dan Perilaku Manusia Jadi Biang Keladi