Ini Alasan Jokowi Merevitalisasi Kawasan 1.000 Rumah Gadang

Ini Alasan Jokowi Merevitalisasi Kawasan 1.000 Rumah Gadang

BERI KETERANGAN: Presiden Jokowi dan Ibu (Foto: Setkab)

Lampiran Gambar

Presiden Jokowi dan Ibu (Foto: Setkab)

Padangkita.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencanangkan revitalisasi total kawasan seribu rumah gadang di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Kawasan ini dikenang dan dikagumi oleh Presiden Jokowi dalam perjalanannya kala mendaki Gunung Kerinci saat kuliah dahulu.

“Saya ingat betul waktu naik Gunung Kerinci tahun 1983 lewat ke Solok Selatan. Kekaguman saya akan rumah tradisi, rumah adat yang sangat cantik dan indah. Sebagai bagian dari perawatan kekaguman tersebut, saya pada hari ini mencanangkan revitalisasi Kawasan Saribu Rumah Gadang di Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat.” kata Presiden Joko Widodo.

Agar keindahan tersebut tidak punah, menurutnya perlu dilakukan revitalisasi. Revitalisasi adalah suatu proses atau cara dan perbuatan untuk menghidupkan kembali suatu hal yang sebelumnya terberdaya. Revitalisasi berarti menjadikan sesuatu atau perbuatan untuk menjadi vital, sedangkan kata vital mempunyai arti sangat penting atau sangat diperlukan sekali untuk kehidupan dan sebagainya

Presiden berharap bahwa revitalisasi seribu rumah gadang akan menjadi percontohan bagi rumah adat lainnya yang ada di Indonesia.

"Dengan adanya revitalisasi ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain untuk melakukan hal yang serupa," katanya kepada wartawan, Jumat (09/02/2018).

Presiden menambahkan jika revitalisasi ini harus bisa diselesaikan di akhir tahun ini oleh kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat. Revatilisasi ini sekaligus merupakan prototipe untuk Rumah Gadang yang ada di Sumatra Barat khususnya, juga di seluruh pelosok Tanah Air.

Jokowi mengungkapkan kekagumannya pada keindahan rumah adat asal Sumatera Barat yang berada di Kabupaten Solok Selatan tersebut. Jokowi menyatakan kekagumannya saat dirinya hendak mendaki gunung Kerinci semasa kuliah dahulu.

Di daerah ini terdapat ratusan rumah gadang atau rumah tradisional minangkabau yang beberapa diantaranya sudah berusia ratusan tahun. Rumah- rumah gadang di kawasan ini punya beragam karakter berdasarkan suku pemiliknya.

Selain kawasan seribu rumah gadang,  presiden juga mencanangkan revitalisasi nagari pariangan di kabupaten tanah datar sumatera barat. Revitalisasi dilakukan untuk menambah keindahan dan melestarikan potensi daerah itu, sehingga bisa semakin menjadi daya tarik pariwisata.

Baca Juga

Sea Walker Mandeh, Nikmati Wahana Berjalan di Bawah Laut Pertama di Sumatera Barat
Sea Walker Mandeh, Nikmati Wahana Berjalan di Bawah Laut Pertama di Sumatera Barat
Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026 Resmi Masuk KEN, Diselenggarakan 16 hingga 28 Juni
Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026 Resmi Masuk KEN, Diselenggarakan 16 hingga 28 Juni
Ini Sejumlah Fasilitas Pariwisata Kota Pariaman yang Rusak Akibat Bencana Hidrometeorologi
Ini Sejumlah Fasilitas Pariwisata Kota Pariaman yang Rusak Akibat Bencana Hidrometeorologi
Festival 5 Danau Dukung 20 Juta Kunjungan Wisata Sumbar, Didorong jadi Event Internasional
Festival 5 Danau Dukung 20 Juta Kunjungan Wisata Sumbar, Didorong jadi Event Internasional
PT Semen Padang Dukung TMMD, Salurkan 500 Sak Semen untuk Solok Selatan dan Dharmasraya
PT Semen Padang Dukung TMMD, Salurkan 500 Sak Semen untuk Solok Selatan dan Dharmasraya
Andre Rosiade akan Perjuangkan Keluhan Warga soal Pengelolaan Wisata Candi Borobudur
Andre Rosiade akan Perjuangkan Keluhan Warga soal Pengelolaan Wisata Candi Borobudur