PPKM di Pasbar Turun ke Level 2, Aturan Pembatasan Tunggu Instruksi Bupati

PPKM di Pasbar Turun ke Level 2, Aturan Pembatasan Tunggu Instruksi Bupati

Ilustrasi penyebaran Corona. [Ist.]

Simpang Empat, Padangkita.com - Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) yang sebelumnya menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, kini turun ke PPKM level 2 terhitung 21 September 2021 sampai dengan 4 Oktober 2021.

Perubahan level PPKM itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No. 44/2021 tentang PPKM Level 4-1 ,serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah Sumatra, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

Turunnya level Pasbar dibenarkan oleh Juru Bicara Sagas Covid-19 Pasbar, Gina Alecia.

"Benar, Pasbar saat ini berada di PPKM Level 2. Namun apa saja pembatasan yang sudah berubah, kita masih menunggu instruksi langsung nantinya dari Kepala Daerah," katanya di Simpang Empat, Rabu (22/9/2021)

Ia menyebutkan, selain Pasbar juga ada beberapa daerah kabupaten/kota lainnya di Sumbar yang level 2 yaitu, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Padang Pariaman.

Kemudian, Kabupaten Agam, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Sawahlunto, Kota Payakumbuh, dan Kota Pariaman.

Namun, walaupun level PPKM Pasbar sudah turun, Gina Alecia tetap mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yang ada. Menurutnya, jangan karena euforia akibat telah sedikit longgarnya pembatasan kegiatan masyarakat sehingga penyebaran Covid-19 kembali terjadi.

"Tetap patuhi protokol kesehatan. Jangan lengah, karena Covid-19 itu belum berakhir dan masih terus mengintai. Untuk itu mari tetap kita patuhi protokol kesehatan yang ada seperti selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan serta mengikuti vaksinasi untuk meningkatkan imun tubuh," imbaunya.

Ia menmabahkan saat ini kasus penyebaran Covid-19 di Pasbar sudah mulai menurun, begitu juga dengan angka kematian pasien Covid-19.

Baca juga: Jejak Aliran Bahai dan Jamiatul Islamiyah Ditemukan di Pasbar

"Mudah-mudahan hal ini menjadi awal yang baik untuk kita semua. Mohon dukungan dan motivasi kita semua agar Pasbar bisa zero kasus positif Covid-19," ungkap Gina. (rom/pkt)

Baca Juga

Mahyeldi Resmikan 3 Jembatan di Pasbar, Perkuat Konektivitas Menuju Pelabuhan Teluk Tapang
Mahyeldi Resmikan 3 Jembatan di Pasbar, Perkuat Konektivitas Menuju Pelabuhan Teluk Tapang
Rp83 Miliar dari Kemenhub untuk Pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang, Investor mulai Melirik
Rp83 Miliar dari Kemenhub untuk Pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang, Investor mulai Melirik
Sebelum Resmikan Jembatan di Teluk Tapang, Gubernur Mahyeldi Tausiah Subuh di Air Bangis
Sebelum Resmikan Jembatan di Teluk Tapang, Gubernur Mahyeldi Tausiah Subuh di Air Bangis
2.000 Hektare Lahan Eks Proyek Air Runding belum Jelas Status Hukum dan Penguasaannya
2.000 Hektare Lahan Eks Proyek Air Runding belum Jelas Status Hukum dan Penguasaannya
Dua Hari Penertiban Tambang Ilegal di Pasbar, Tim Terpadu Amankan 21 Orang dan 8 Alat Berat
Dua Hari Penertiban Tambang Ilegal di Pasbar, Tim Terpadu Amankan 21 Orang dan 8 Alat Berat
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko