Video Viral Penganiayaan Rusa, BKSDA Sebut Terjadi Saat Buru Babi di Pesisir Selatan

Video Viral Penganiayaan Rusa, BKSDA Sebut Terjadi Saat Buru Babi di Pesisir Selatan

Ilustrasi hewan rusa yang dilindungi. [Foto: Ist.]

Padang, Padangkita.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Barat (Sumbar) menelusuri unggahan video di media sosial TikTok yang memperlihatkan aksi penganiayaan terhadap seekor rusa.

Unggahan video itu diposting oleh salah seorang pengguna di TikTok dan kemudian viral. Aksi tersebut diduga terjadi di wilayah Sumbar lantaran terdapat percakapan dalam Bahasa Minang.

Kepala BKSDA Sumbar, Ardi Andono menyebutkan, dari hasil penelusuran pihaknya, aksi tersebut terjadi di Kampung Sungai Gemuruh, Nagari Indrapura Selatan, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

Kata dia, peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/9/2021) lalu saat masyarakat sempat sedang melakukan aktivitas olahraga buru babi.

“Jadi saat itu masyarakat melihat ada rusa dan langsung mengejar dan menganiayanya,” ujar Ardi, Selasa (14/9/2021).

Ardi melanjutkan, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Resor Konservasi Wilayah X Pesisir Selatan dan Kepolisian Sektor (Polsek) Pancung Soal untuk penyelidilan lebih lanjut.

Menurut Ardi, rusa merupakan salah satu satwa langka dan dilindungi. Keberadaannya pun diatur khusus oleh peraturan perundang-undangan.

Menurut dia, tindakan yang dilakukan masyarakat itu melanggar Pasal 21 Huruf a UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya dengan ancaman pidana lima tahun penjara.

“Ke depannya masyarakat di lokasi tersebut akan dijadikan target penyuluhan dan sosialisasi bidang kehutanan utamanya tentang konservasi,” ujar Ardi. [mfz/pkt]

Baca Juga

Sea Walker Mandeh, Nikmati Wahana Berjalan di Bawah Laut Pertama di Sumatera Barat
Sea Walker Mandeh, Nikmati Wahana Berjalan di Bawah Laut Pertama di Sumatera Barat
Gubernur Mahyeldi Ungkap Besaran Bantuan untuk Rumah yang Rusak Akibat Bencana
Gubernur Mahyeldi Ungkap Besaran Bantuan untuk Rumah yang Rusak Akibat Bencana
Pessel Siapkan 62 Unit Huntara di Bayang Utara, Gubernur Mahyeldi Minta Percepat Pembangunan
Pessel Siapkan 62 Unit Huntara di Bayang Utara, Gubernur Mahyeldi Minta Percepat Pembangunan
Pemprov Transfer Dana Tanggap Darurat Pessel Rp5,7 Miliar, Mahyeldi: Kalau Kurang, Ditambah
Pemprov Transfer Dana Tanggap Darurat Pessel Rp5,7 Miliar, Mahyeldi: Kalau Kurang, Ditambah
Tinjau Lokasi Banjir Pesisir Selatan, Rektor Unand Pastikan Mahasiswa Terdampak Dapat Keringanan UKT
Tinjau Lokasi Banjir Pesisir Selatan, Rektor Unand Pastikan Mahasiswa Terdampak Dapat Keringanan UKT
Bank Nagari Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pesisir Selatan
Bank Nagari Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pesisir Selatan