Kata Polisi Soal Warga yang Ditemukan Tewas di Pinggiran Sungai Simonok: Diduga Dimangsa Harimau

Kata Polisi Soal Warga yang Ditemukan Tewas di Pinggiran Sungai Simonok: Diduga Dimangsa Harimau

Ilustrasi: Canva.com/Pietro Faccioli

Sarilamak, Padangkita.com - Kapolsek Kapur IX, IPTU Despa Ningrat mengatakan warga yang ditemukan tewas di Nagari Muaro Paiti, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota diduga diserang oleh harimau.

"Diduga diserang harimau. Ini berdasarkan visum luar yang dilakukan. Ada luka cakar di bagian wajah dan tubuh korban," ujarnya saat dihubungi Padangkita.com vai telepon, Sabtu (3/7/2021).

Warga yang meninggal tersebut bernama Mak Adis, pria, 53 tahun. Sehari-hari yang bersangkutan berprofesi sebagai penangkap ikan.

Despa menjelaskan awalnya korban pergi menangkap ikan di sungai yang berada di daerah tersebut pada Rabu (30/6/2021) pagi.

Namun, hingga sore korban belum juga pulang ke rumah isterinya di Nagari Koto Bangun, Kecamatan Kapur IX. Atas hal tersebut, pihak keluarga pun melapor ke Polsek setempat.

Polisi pun bersama masyarakat setempat dan instansi terkait lalu melakukan proses pencarian. "Sesuai informasi dari warga, korban biasa mencari ikan di sana," jelasnya.

Nah, pada malam harinya, korban pun ditemukan meninggal di pinggiran Sungai Batang Simonok yang berada di ladang gambir.

Setelah ditemukan, korban pun lalu dievakuasi ke Puskesmas setempat untuk selanjutnya dimakamkan pada keesokan harinya, Kamis (1/7/2021).

Baca Juga: Diduga Diserang Binatang Buas, Pria di Muaro Paiti Limapuluh Kota Ditemukan Meninggal

Atas kondisi tersebut, Despa mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan. "Kalau memang pergi ke ladang, usahakan berdua, bertiga, tidak sendiri-sendiri. Karena mata pencarian warga di sana adalah peladang," ungkap Despa. [fru]

Baca Juga

Wagub Vasko Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Kuli Tani di Nagari VII Koto Talago Guguak
Wagub Vasko Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Kuli Tani di Nagari VII Koto Talago Guguak
'Sinkhole' di Limapuluh Kota Terus Dikaji, Vasko Ingatkan Bukan Mistis dan Airnya Bukan Obat
'Sinkhole' di Limapuluh Kota Terus Dikaji, Vasko Ingatkan Bukan Mistis dan Airnya Bukan Obat
Aspirasi Korban Bencana di Limapuluh Kota: Perbaikan Akses Jalan dan Normalisasi Lahan
Aspirasi Korban Bencana di Limapuluh Kota: Perbaikan Akses Jalan dan Normalisasi Lahan
Zigo Rolanda: 6 Daerah Irigasi di Limapuluh Kota Bakal Direhabilitasi Kementerian PU
Zigo Rolanda: 6 Daerah Irigasi di Limapuluh Kota Bakal Direhabilitasi Kementerian PU
KKI Warsi dan Masyarakat Adat Dorong Penetapan Perda Masyarakat Hukum Adat di Limapuluh Kota  
KKI Warsi dan Masyarakat Adat Dorong Penetapan Perda Masyarakat Hukum Adat di Limapuluh Kota  
Dorong Petani Gambir Naik Kelas, Pemprov Sumbar Luncurkan Program Desa Devisa
Dorong Petani Gambir Naik Kelas, Pemprov Sumbar Luncurkan Program Desa Devisa