IPDN Baso Kembali Jadi Klaster, 39 Praja Positif Covid-19, Semua Warga Kampus Tes Swab Massal

Berita Agam, IPDN Baso Kembali Jadi Klaster, 39 Praja Positif Covid-19, Semua Warga Kampus Tes Swab Massal, Agam, Sumbar, Sumatra barat

Sebanyak 615 orang warga kampus IPDN Baso, Kabupaten Agam, harus menjalani swab test massal, menyusul puluhan praja di lembaga pendidikan itu terkonfirmasi positif Covid-19. [Foto: Ist]

Berita Agam hari ini dan berita Sumbar hari ini: kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Baso, Kabupaten Agam, yang menjadi klaster penyebaran virus Corona

Lubuk Basung, Padangkita.com – Klaster baru Covid-19 di lingkungan pendidikan terus muncul di Sumatra Barat (Sumbar). Kali ini, kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Baso, Kabupaten Agam, yang kembali menjadi klaster penyebaran virus Corona.

Sebanyak 615 orang warga kampus IPDN Baso, Kabupaten Agam, harus menjalani swab test massal, menyusul puluhan praja di lembaga pendidikan itu terkonfirmasi positif Covid-19.

Swab test dilaksanakan tim Puskesmas Kecamatan Baso, di Kampus IPDN Baso, Kamis (22/4/2021). Kegiatan ini dipantau langsung oleh Camat Baso, Surya Wendri.

Surya Wendri mengatakan, swab test massal ini dilaksanakan mengingat puluhan orang praja kampus IPDN diketahui terkonfirmasi Covid-19. Sesuai data terakhir kemarin, praja yang terkonfirmasi sebanyak 39 orang, dari 405 orang praja yang ada di kampus IPDN Baso.

"Maka kita harus melakukan swab test terhadap seluruh warga kampus IPDN, baik praja maupun tenaga pendidik dan pimpinan lembaga pendidikan, untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona itu," ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima Padangkita.com.

Ia menjelaskan, praja yang mengikuti swab test massal ini sebanyak 366 orang, pimpinan kampus IPDN dan karyawan 247 orang, dengan total keseluruhan sebanyak 613 orang.

"Kita berharap hasil swab test ini negatif, sebab beberapa hari terakhir di Agam terjadi lonjakan kasus positif, sehingga ini perlu kita waspadai bagaimana virus ini tidak lagi meluas," sebutnya.

Dengan begitu, ia mengimbau warga untuk disiplin protokol kesehatan, karena ia melihat akhir-akhir ini warga mulai lalai menerapkan protokol kesehatan terutama ketika beraktivitas di luar rumah.

"Untuk itu, mari kita disiplin kembali menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan lainnya, agar dapat memutus mata rantai Covid-19," ajaknya. [pkt]


Baca berita Agam hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Baca Juga

Banjir Lahar Dingin Marapi, Gubernur Mahyeldi Minta Seluruh Pihak Sinergi dan Respons Cepat
Banjir Lahar Dingin Marapi, Gubernur Mahyeldi Minta Seluruh Pihak Sinergi dan Respons Cepat
One Way Padang – Bukittinggi selama Mudik Lebaran, Ini Perubahan Jalur Lalu Lintas di Agam
One Way Padang – Bukittinggi selama Mudik Lebaran, Ini Perubahan Jalur Lalu Lintas di Agam
Kerbau Warga di Palembayan Mati Diduga Diterkam Harimau, BKSDA Pasang Kamera Pemantau  
Kerbau Warga di Palembayan Mati Diduga Diterkam Harimau, BKSDA Pasang Kamera Pemantau  
Produk Sulaman Agam yang Dipamerkan di Inacraft Diborong Pengunjung asal Malaysia
Produk Sulaman Agam yang Dipamerkan di Inacraft Diborong Pengunjung asal Malaysia
Tinjau Sejumlah Lokasi Rawan Bencana dan Kawasan Blind Spot di Agam, Ini Janji Gubernur
Tinjau Sejumlah Lokasi Rawan Bencana dan Kawasan Blind Spot di Agam, Ini Janji Gubernur
Bertemu Para Kepsek di Agam, Gubernur Mahyeldi Bahas soal Generasi Muda Berkarakter
Bertemu Para Kepsek di Agam, Gubernur Mahyeldi Bahas soal Generasi Muda Berkarakter