Ngozi Okonjo Iweala Jadi Wanita Kulit Hitam Pertama Pimpin WTO

Ngozi Okonjo Iweala

Ngozi Okonjo-Iweala, akan menjadi wanita pertama dan warga negara Afrika pertama yang memimpin WTO. [Foto: Ist]

Washington. D.C., Padangkita.com - Seorang ekonom dan mantan menteri keuangan Nigeria, Ngozi Okonjo-Iweala, dipastikan akan menjadi pemimpin Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Dia akan menjadi wanita pertama dan warga negara Afrika pertama yang memimpin WTO usai kandidat calon Ketua WTO dari Korea Selatan menarik diri dari ajang pemilihan.

Yoo Myung-hee, yang menjabat Menteri Perdagangan Korea Selatan pada Jumat (5/2/2021) menyebut dirinya memutuskan untuk mundur dari pemilihan dan membiarkan jalan terbuka untuk Dr. Okonjo-Iweala.

Kedua wanita tersebut diumumkan sebagai finalis calon pemimpin organisasi perdagangan itu pada bulan Oktober 2020 lalu. Keduanya dipangkas dari delapan kandidat selama beberapa bulan, dengan Dr. Okonjo-Iweala muncul sebagai orang dengan dukungan terluas.

Namun, keputusan tidak kunjung menemukan titiknya. Pasalnya, Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump memilih mendukung Yoo. Sementara itu, pemilihan pemimpin baru pimpinan WTO mengharuskan semua anggota menyetui satu nama.

Baca juga: Bukan Sinovac, Dokter Ini Sarankan Indonesia Pakai Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Kini, jalan bagi Okonjo-Iweala untuk duduk di kursi pemimpin WTO telah terbuka lebar. Tidak hanya karena mundurnya Yoo Myung Hee, tapi juga pengumuman dari pemerintahan Biden yang menyatakan memberikan "dukungan kuat" untuk pencalonannya pada hari Jumat (5/2/2021).

Dukungan ini menambah deretan negara yang mendukung Okonjo-Iweala. Selain AS dukungan luas datang dari para anggota WTO lain, termasuk Uni Eropa, China, Jepang dan Australia.

Biden memuji pengalamannya di Bank Dunia dan memimpin kementerian keuangan Nigeria. Dia pun berjanji untuk bekerja dengannya bersama melakukan reformasi yang diperlukan.

"Sangat dihormati karena kepemimpinannya yang efektif dan telah terbukti berpengalaman dalam mengelola organisasi internasional yang besar dengan keanggotaan yang beragam," ujar Kantor Perwakilan Dagang AS mengatakan Dr. Okonjo-Iweala, dilansir dari New York Times[*/try]


Baca berita terbaru hanya di Padangkita.com

Baca Juga

Georgia Tawarkan Kemudahan Bisnis, DPD RI Sambut Peluang Kerja Sama Baru
Georgia Tawarkan Kemudahan Bisnis, DPD RI Sambut Peluang Kerja Sama Baru
Kemitraan Strategis Indonesia - Prancis untuk Stabilitas Indo-Pasifik
Kemitraan Strategis Indonesia - Prancis untuk Stabilitas Indo-Pasifik
Dorong Mahasiswa UNP Berwirausaha, Fadly Amran Ungkap Tantangan Kewirausahaan Nasional
Dorong Mahasiswa UNP Berwirausaha, Fadly Amran Ungkap Tantangan Kewirausahaan Nasional
Pemko Padang Jalin Kerja Sama dengan AS, Bidik Sektor Pariwisata dan Investasi
Pemko Padang Jalin Kerja Sama dengan AS, Bidik Sektor Pariwisata dan Investasi
Chili Jadi Teman Strategis Indonesia, Gilang Dhielafararez: Bawa Dampak Baik untuk Dunia
Chili Jadi Teman Strategis Indonesia, Gilang Dhielafararez: Bawa Dampak Baik untuk Dunia
DPR Siap Gelar IAPF, Puan Yakin Forum Parlemen Jadi Nilai Tambah Hubungan RI-Afrika
DPR Siap Gelar IAPF, Puan Yakin Forum Parlemen Jadi Nilai Tambah Hubungan RI-Afrika