Tol Penghubung Pangkas Jarak Tempuh Dharmasraya-Jambi 100 Kilometer

Berita Dharmasraya hari ini dan berita Sumbar hari ini: Tol penghubung dari Dharmasraya ke JTTS di Rengat, Riau.

Ilustrasi Jalan Tol. [Foto: pixabay.com]

Berita Dharmasraya hari ini dan berita Sumbar hari ini: Keberadaan tol penghubung dari Dharmasraya ke JTTS di Rengat, Riau untuk menunjang pertumbuhan ekonomi.

Pulau Punjung, Padangkita.com - Keberadaan tol penghubung dari Dharmasraya ke Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) di Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau tentu untuk menunjang pertumbuhan ekonomi.

"Bisa meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Dharmasraya, Junaidi Yunus saat ditemui Padangkita.com usai rapat pembahasan pembangunan jalan tol di Kantor Gubernur Sumatra Barat, Jumat (5/2/2021).

Pasalnya, kata dia, keberadaan jalan tol penghubung kedua di Sumbar itu bisa memangkas jarak tempuh perjalanan. Dia mencontohkan, jika tol penghubung tersebut sudah selesai, maka jarak tempuh dari Dharmasraya-Rengat-Jambi bisa sekitar 250 kilometer.

Akses jalan tersebut lebih pendek 100 kilometer dibandingkan jika masyarakat menempuh jalan lintas Sumatra. Menurutnya, saat ini akses jalan lintas dari Dharmasraya-Muaro Bungo-Jambi sekitar 350 kilometer.

"Jadi, masyarakat dari Solok yang ingin ke Jakarta harusnya lewat tol, agar tidak terlalu jauh," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengusulkan pembangunan tol penghubung Dharmasraya-Rengat ke pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Adlisman mengatakan, selain di Dharmasraya, tol penghubung itu juga melalui dua daerah di Riau. Dua daerah tersebut yaitu Kabupaten Kuantan Singingi dan Kabupaten Indragiri Hulu.

“Setelah ketiga lokasi itu, langsung masuk ke Tol Sumatra,” jelasnya.

Adlisman menerangkan, sumber dana pengerjaan tol penghubung kedua di Sumbar tersebut menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) ang bersumber dari dana pemulihan ekonomi nasional.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan melengkapi berkas yang dibutuhkan untuk pengusulan pembangunan tol penghubung Dharmasraya-Rengat.

Baca juga: Pembangunan Tol Penghubung Dharmasraya-Rengat Telah Diusulkan, Sebagian Besar Lahan di HGU

Sebelumnya, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan meminta dukungan pembangunan infrastruktur kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Mochamad Basoeki Hadimoeljono. Gayung bersambut, Basoeki pun merespons permintaan Sutan Riska tersebut. [pkt]


Baca berita Dharmasraya hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Baca Juga

Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi Dapat Dilalui 2029 Jika Lahan Beres dan Dana Tersedia
Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi Dapat Dilalui 2029 Jika Lahan Beres dan Dana Tersedia
Biaya Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Rp25,23 T, Target Rampung dan Beroperasi 2031
Biaya Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Rp25,23 T, Target Rampung dan Beroperasi 2031
Proses Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi segera Dimulai, Ada 2 Terowongan dan 2 Jembatan
Proses Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi segera Dimulai, Ada 2 Terowongan dan 2 Jembatan
Tingkatkan Kualitas Konstruksi, Semen Padang Bekali Tukang di Dharmasraya Teknik Plester hingga Acian
Tingkatkan Kualitas Konstruksi, Semen Padang Bekali Tukang di Dharmasraya Teknik Plester hingga Acian
80 Tahun Indonesia Merdeka Panjang Jalan Tol Capai 3.092,7 Km, di Sumbar Tol Baru 36 Km
80 Tahun Indonesia Merdeka Panjang Jalan Tol Capai 3.092,7 Km, di Sumbar Tol Baru 36 Km
Traffic Kendaraan Melintasi Jalan Tol Hutama Karya Meningkat, Capai 250 Ribu lebih Per Hari
Traffic Kendaraan Melintasi Jalan Tol Hutama Karya Meningkat, Capai 250 Ribu lebih Per Hari