Kabur ke Pessel Usai Tabrak Lari yang Tewaskan Pejalan Kaki di Padang, Seorang Perempuan Ditangkap Polisi

Berita terkini: Kabur ke Pessel Usai Tabrak Lari yang Tewaskan Pejalan Kaki di Padang, Tabrak lari Padang, Sumbar, Sumatra barat

Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Kompol Sukur Hendri Saputra. [Foto: Muhammad Aidil/Padangkita.com]

Padang, Padangkita.com - Seorang perempuan berinisial NVS, 37 tahun, harus merasakan dinginnya lantai penjara. Ia ditahan karena  diduga sebagai pelaku tabrak lari yang menewaskan seorang wanita tua di Kota Padang beberapa waktu lalu. Sebelum tertangkap, dia sempat kabur ke rumah saudaranya di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Kompol Sukur Hendri Saputra mengatakan, NVS ditahan karena menewaskan Nelli Mufti, 58 tahun, warga Hayam Wuruk, Kelurahan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat pada Jumat (25/12/2020) pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Sementara pelaku ditangkap oleh polisi pada Kamis (22/1/2021) dini hari sekitar pukul 02.18 WIB.

"Korban ini menyeberang bersama suaminya bernama Antonisu Chandra, 66 tahun. Saat bersamaan datang pelaku dari arah Simpang Karya menuju kawasan Pujasera Pantai Padang, di sana terjadilah kecelakaan yang tak dapat dielakkan baik oleh pelaku maupun korban," kata Sukur saat ditemui Padangkita.com di Unit Kecelakaan dan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Padang, Sabtu (24/1/2021).

Sukur mengatakan, pada saat terjadinya kecelakaan, pelaku sempat pingsan beberapa saat sebelum akhirnya disadarkan oleh beberapa temannya yang ikut dalam iringan perjalanan. Di sana, kata Sukur, pelaku masih sempat tidak sadar karena berada dalam pengaruh minuman beralkohol.

"Pengakuannya dia memang sempat minum-minum di salah satu tempat hiburan malam bersama sejumlah rekannya," ujar Sukur.

Hasil interogasi polisi, pelaku nekat kabur karena merasa ketakutan dengan tindakan yang telah dilakukannya hingga dia kabur ke rumah keluarga bibinya di Pessel.

Baca Juga: Pejalan Kaki Korban Tabrak Lari Terkapar di Tengah Jalan Ulak Karang Padang

"Saya merasa ketakutan, saya takut sama polisi sejak dahulunya dan saya mengaku bersalah atas kejadian ini," ucap NVS saat diinterogasi petugas. [pkt]


Baca berita Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.

Baca Juga

Sea Walker Mandeh, Nikmati Wahana Berjalan di Bawah Laut Pertama di Sumatera Barat
Sea Walker Mandeh, Nikmati Wahana Berjalan di Bawah Laut Pertama di Sumatera Barat
Gubernur Mahyeldi Ungkap Besaran Bantuan untuk Rumah yang Rusak Akibat Bencana
Gubernur Mahyeldi Ungkap Besaran Bantuan untuk Rumah yang Rusak Akibat Bencana
Pessel Siapkan 62 Unit Huntara di Bayang Utara, Gubernur Mahyeldi Minta Percepat Pembangunan
Pessel Siapkan 62 Unit Huntara di Bayang Utara, Gubernur Mahyeldi Minta Percepat Pembangunan
Pemprov Transfer Dana Tanggap Darurat Pessel Rp5,7 Miliar, Mahyeldi: Kalau Kurang, Ditambah
Pemprov Transfer Dana Tanggap Darurat Pessel Rp5,7 Miliar, Mahyeldi: Kalau Kurang, Ditambah
Tinjau Lokasi Banjir Pesisir Selatan, Rektor Unand Pastikan Mahasiswa Terdampak Dapat Keringanan UKT
Tinjau Lokasi Banjir Pesisir Selatan, Rektor Unand Pastikan Mahasiswa Terdampak Dapat Keringanan UKT
Bank Nagari Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pesisir Selatan
Bank Nagari Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pesisir Selatan