Kunjungan Wisman ke Sumbar Meningkat pada Bulan Oktober

Kunjungan Wisman ke Sumbar Meningkat pada Bulan Oktober

ILUSTRASI BANDARA: Kunjungan di Bandara (Foto: pixels)

Lampiran Gambar

Kunjungan di Bandara (Foto: pixels)

Padangkita.com - Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Sumatera Barat pada bulan Oktober mengalami peningkatan 11,02 persen dibandingkan bulan September 2017. Jumlah wisman yang datang ke Sumbar tercatat 4.347 orang
melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan Pelabuhan Teluk Bayur.

Namun bila dibandingkan dengan bulan Oktober 2016, wisman bulan Oktober 2017 mengalami penurunan sebesar 3,09 persen. Sementara itu jumlah wisman bulan Januari-Oktober 2017 mengalami peningkatan sebesar 9,60 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Kabid Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar Teguh Sugiyarto menyatakan Wisman bulan Oktober 2017 ini memberikankontribusi sebesar 0,49 persen terhadap total wisman yang berkunjung ke Indonesia. Sementara itu kunjungan wisatawan dalam negeri ke Sumbar mencapai 976.038 orang.

"Untuk kunjungan wisman terbesar pada bulan Oktober 2017 masih datang dari Malaysia yakni sebanyak 3.186 orang. Kemudian disusul Australia sebanyak 345 orang dan Amerika Serikat sebanyak 28 orang," katanya, Selasa (05/11/2017).

Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) Asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Sumatera Barat bulan Oktober 2017 adalah selama 1,60 hari, meningkat 0,04 hari bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat 1,56 hari. RLMT asing bulan Oktober 2017 tercatat 2,24 hari, turun 0,25 hari dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Bila dirinci menurut kelas hotel terlihat RLMT asing pada hotel bintang 3 tercatat 2,93 hari paling tinggi dibandingkan kelas hotel lainnya, sedangkan pada hotel bintang 1, hotel bintang 2, dan hotel bintang 4 masing-masing tercatat 1,42 hari; 2,23 hari; dan 2,27 hari.

RLMT Indonesia pada hotel berbintang adalah 1,56 hari, meningkat 0,04 hari dibandingkan bulan sebelumnya. RLMT Indonesia pada hotel bintang 4 tercatat 1,63 hari paling tinggi dibandingkan kelas hotel lainnya, sedangkan pada hotel bintang 1, hotel bintang 2, dan hotel bintang 3 masing masing tercatat 1,26 hari; 1,53 hari; dan 1,60 hari.

RLMT asing dan Indonesia pada Akomodasi Lainnya di Sumatera Barat bulan Oktober 2017 tercatat selama 1,21 hari, turun 0,04 hari bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat 1,25 hari. Bila dirinci menurut kelompok kamar pada Akomodasi Lainnya, RLMT tertinggi terdapat pada kelompok kamar kecil 10 yaitu selama 1,36 hari. Sementara RLMT terendah terdapat pada kelompok kamar 25-40 yang tercatat selama 1,15 hari.

Bila dilihat RLMT asing bulan Oktober 2017 pada Akomodasi Lainnya dengan kelompok kamar kecil dari 10 tercatat 2,37 hari merupakan RLMT tertinggi bila dibanding dengan kelompok kamar lainnya. Sementara itu tamu Indonesia rata-rata lama menginap paling tinggi juga terdapat pada kelompok kamar kecil dari 10 yaitu selama 1,32 hari.

Tag:

Baca Juga

Sea Walker Mandeh, Nikmati Wahana Berjalan di Bawah Laut Pertama di Sumatera Barat
Sea Walker Mandeh, Nikmati Wahana Berjalan di Bawah Laut Pertama di Sumatera Barat
Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026 Resmi Masuk KEN, Diselenggarakan 16 hingga 28 Juni
Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026 Resmi Masuk KEN, Diselenggarakan 16 hingga 28 Juni
Ini Sejumlah Fasilitas Pariwisata Kota Pariaman yang Rusak Akibat Bencana Hidrometeorologi
Ini Sejumlah Fasilitas Pariwisata Kota Pariaman yang Rusak Akibat Bencana Hidrometeorologi
Festival 5 Danau Dukung 20 Juta Kunjungan Wisata Sumbar, Didorong jadi Event Internasional
Festival 5 Danau Dukung 20 Juta Kunjungan Wisata Sumbar, Didorong jadi Event Internasional
Andre Rosiade akan Perjuangkan Keluhan Warga soal Pengelolaan Wisata Candi Borobudur
Andre Rosiade akan Perjuangkan Keluhan Warga soal Pengelolaan Wisata Candi Borobudur
Siap Pukau Wisatawan, Ini Rundown Event Pesona Budaya Tabuik Pariaman 2025 hingga 6 Juli
Siap Pukau Wisatawan, Ini Rundown Event Pesona Budaya Tabuik Pariaman 2025 hingga 6 Juli