Upaya Luar Biasa Mahyeldi di Sektor Pertanian

Upaya Luar Biasa Mahyeldi di Sektor Pertanian

Mahyeldi Ansharullah mengunjungi salah satu lahan pertanian milik masyarakat. [Foto: Ist]

Selain politisi yang berlatar belakang aktivis dakwah, Mahyeldi juga kental bau-bau pertaniannya. Pendidikan tingginya pertanian. Dia lulusan Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Sebuah universitas bergengsi di Indonesia.

Makanya, tidak heran, beberapa kebijakan Mahyeldi di Kota Padang banyak sekali yang berorientasi memajukan sektor pertanian dalam arti luas (termasuk peternakan).

Untuk memenuhi kebutuhan air lahan pertanian, Mahyeldi membangun saluran irigasi tersier dan dam parit. Itu dilakukannya sejak tahun 2014. Tidak berhenti sampai sekarang (2020). Bagi Mahyeldi, petani harus dilindungi hasil pertaniannya dari ancaman bencana. Juga dari serangan hama penyakit tanaman. Praktiknya, beliau membuat program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang sudah berjalan sejak tahun 2014 sampai saat ini.

Pupuk bersubsidi tidak boleh didistribusikan secara serampangan. Tujuannya, agar tepat sasaran. Pendistribusiannya diatur sedemikian rupa dengan memanfaatkan teknologi informasi. Program itu dinamakan sistem e-RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompoktani). Untuk lebih tertibnya pendistribusian, pemerintahan Mahyeldi memberlakukan Kartu Tani. Setiap petani yang berhak memegang Kartu Tani.

Penyuluh pertanian merupakan salah satu elemen penting dalam ekosistem pertanian. Maju atau tidaknya sektor pertanian, salah satunya, tergantung kepada upaya maksimal penyuluh pertanian. Mahyeldi sadar benar tentang itu. Tahun 2015, para penyuluh pertanian diberikan kendaraan roda 2.

Di bidang peternakan, Mahyeldi membuat dan menjalankan program pemberian insentif bagi peternak yang sapi betinanya melahirkan. Jumlahnya Rp500.000 per ekor. Mahyeldi juga punya program pengembangan budidaya sapi Brahman, sekarang sudah berjumlah 72 ekor, dari sebelumnya 50 ekor.

Atas usaha-usaha serius pemerintahan Mahyeldi di sektor pertanian, beberapa penghargaan diraihnya. Penghargaan sebagai Kota Berbasis Agro Ekonomi diraihnya dari Gubernur Sumatera Barat (2015) adalah satu diantaranya.

Membangun pertanian yang serius hendak ditularkannya ke level yang lebih luas. Level provinsi. Sebagaimana diketahui, struktur ekonomi Sumbar, paling besar masih didominasi oleh sektor pertanian, kehutanan dan perikanan (22,67%). Disusul oleh sektor perdagangan besar, eceran dan reparasi mobil sepeda motor (15,27%) dan sektor transportasi dan pergudangan sebesar 12,59% (BPS, 2019).

Mahyeldi tidak mau main-main dengan fakta dominasi sektor pertanian tersebut. Bersama dengan Audy Joinaldy, beliau menyeriusi betul sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Mereka berdua telah menetapkan pertanian sebagai fokus pembangunan di samping Usaha Menengah Kecil Mikro dan ekonomi kreatif jika kelak dipercaya memimpin Sumatera Barat.

Mudah-mudahan pertanian Sumbar semakin kinclong dan berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat di bawah kepemimpinan Mahyeldi - Audy nantinya. [*]

Penulis: Miko Kamal

Baca Juga

Ratusan Warga Sambut Kehadiran Mahyeldi Iktikaf di Masjid Al Wustha Pulai Tangah Agam
Ratusan Warga Sambut Kehadiran Mahyeldi Iktikaf di Masjid Al Wustha Pulai Tangah Agam
Gubernur Sumbar Minta Dukungan Komisi II DPR RI agar Kemenkeu Percepat Kirim Dana TKD
Gubernur Sumbar Minta Dukungan Komisi II DPR RI agar Kemenkeu Percepat Kirim Dana TKD
Buya Mahyeldi: Ramadan Momentum Perkuat Ketakwaan dan Solidaritas Sosial
Buya Mahyeldi: Ramadan Momentum Perkuat Ketakwaan dan Solidaritas Sosial
Ramadan Halal Fest 2026 di Masjid Al-Hakim, Mahyeldi Berharap Jadi Pusat Halal Lifestyle
Ramadan Halal Fest 2026 di Masjid Al-Hakim, Mahyeldi Berharap Jadi Pusat Halal Lifestyle
Danantara Dukung Pembangunan Emergency Escape Ramp Panyalaian dan Flyover Padang Lua
Danantara Dukung Pembangunan Emergency Escape Ramp Panyalaian dan Flyover Padang Lua
Gubernur Mahyeldi Tarawih Perdana Ramadan 1447 H di Masjid Muhajirin Wisma Indah 3 Padang
Gubernur Mahyeldi Tarawih Perdana Ramadan 1447 H di Masjid Muhajirin Wisma Indah 3 Padang