4 Bulan Tak Terima Gaji, Karyawan PT BTN Mengadu ke DPRD Pasbar

Padangkita.com, Berita terkini: Karyawan PT BTN Mengadu ke DPRD Pasbar, Pasaman Barat, Sumbar, Sumatra Barat Terbaru, Gaji pekerja Pasbar

Para karyawan PT BTN Saat Mendatangi Gedung DPRD Pasbar. (Foto: Romi)

Simpang Empat, Padangkita.com - Sekitar 100 orang karyawan dari perusahaan kelapa sawit PT Bintara Tani Nusantara (BTN) mendatangi gedung DPRD) Pasaman Barat (Pasbar), Senin (2/11/2020).

Koordinator aksi dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) PT BTN, Hendrik Hutagalung menyampaikan, kedatangan mereka ke DPRD untuk menuntut hak mereka sebagai pekerja yang mereka sebut telah dieksploitasi oleh perusahaan.

"Kami hanya dijadikan sapi perah oleh perusahaan selama ini. Kami merasa terhina, sudah empat bulan gaji kami tidak dibayarkan," ujarnya dalam orasinya di halaman Gedung DPRD Pasbar, Senin (2/11/2020).

Selain itu, dia juga menyampaikan, tunjangan kematian dan cacat kerja tidak pernah dibayarkan oleh pihak perusahaan, dengan dalih tidak memiliki administrasi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

"Disnaker Pasaman Barat tidak memihak kepada kami sebagai pekerja dan kami menyatakan bahwa Disnaker merupakan antek-antek perusahaan," lanjutnya.

Ia menilai, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pasbar tidak pernah memperhatikan para karyawan dan buruh yang ada di PT BTN sehingga nasib karyawan dan buruh seperti yang mereka alami.

"Kadisnaker datang ke PT BTN hanya sampai meja manajer dan tidak pernah ingin tahu kondisi dan status kami sebagai pekerja," ujar Hendrik.

Baca Juga: 18 Hari Dirawat karena Covid-19, Ketua PN Pasbar Dinyatakan Sembuh dan Kembali Pimpin Sidang

Dia menyebutkan, PT BTN juga memperkerjakan anak dibawah umur. Sering mandor, lanjut dia, datang ke lapangan mengecek pekerjaan, dan melihat ada anak-anak yang ikut bekerja malah dibiarkan begitu saja.

"Anak-anak kami harus menjadi generasi penerus bangsa bukan generasi pengutip brondolan." [pkt]

Baca Juga

Dua Hari Penertiban Tambang Ilegal di Pasbar, Tim Terpadu Amankan 21 Orang dan 8 Alat Berat
Dua Hari Penertiban Tambang Ilegal di Pasbar, Tim Terpadu Amankan 21 Orang dan 8 Alat Berat
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko
Penyerahan Santunan JKM dan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan di SMA Al-Istiqamah
Penyerahan Santunan JKM dan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan di SMA Al-Istiqamah
Wagub Vasko Ruseimy Serahkan Hibah Rp2,7 Miliar untuk Anak-anak LKSA di Pasaman Barat
Wagub Vasko Ruseimy Serahkan Hibah Rp2,7 Miliar untuk Anak-anak LKSA di Pasaman Barat
Wujudkan Generasi Sehat, Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Pasaman Barat
Wujudkan Generasi Sehat, Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Pasaman Barat
Lindungi Nelayan Kecil dari 'Illegal Fishing', Vasko Ruseimy Didukung Penuh HSNI Pasaman Barat
Lindungi Nelayan Kecil dari 'Illegal Fishing', Vasko Ruseimy Didukung Penuh HSNI Pasaman Barat