Pemerintah Sumbar Harapkan Perantau Berperan Dalam Memajukan Kampung Halaman

Dok. Pemprov Sumbar

Padangkita.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat amat mengapresiasi setiap kegiatan para perantau dimanapun daerahnya berada, apalagi secara kelompok seperti Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS) Provinsi Bali. Perantau diharapkan berperan besar dalam memajukan daerah tempat tinggal dan kampung halamannya masing-masing.

Budaya merantau bagi orang minang menang sebuah spirit membangun kepercayaan diri “mambangkik batang tarandam” untuk siap bersaing menghadapi berbagai tantangan dalam meraih hidup yang lebih baik.

Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit, Senin (26/3), mengatakan kemarin dia hadir dalam pengukuhan pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS) Provinsi Bali Periode 2018 -2022, di Gedung Serba Guna IKMS Bali.

Dia menyampaikan,  dalam era kekinian pembangunan Sumatra Barat merupakan tetap memiliki semangat ranah dan rantau. Yang artinya kemajuan pembangunan Sumbar yang ada saat ini tidak terlepas dari semangat kebersamaan masyarakat dan seluruh stekholer Sumatera Barat yang ada di daerah juga yang ada dirantau.

Lihat pembangunan nagari yang melibatkan para perantau,  dengan semangat tagak kampuang, tagak nagari, dimana setiap orang minang merasa memiliki tanggungjawab moril dalam memajukan kampung halamannya sendiri.

“Harga diri dalam memajukan martabat daerah menjadi karakter budaya orang minang sejak dahulunya,  tinggal kita saat ini bagaimana mengimplementasikannya dalam memajukan nagari,  memajukan pembangunan Sumatra Barat,” ujar Nasrul.

Nasrul kemudian mengajak pengurus IKMS Provinsi Bali bisa mempererat silaturahmi dan bisa mengkoordinasikan serta merangkul seluruh paguyuban yang berasal dari masyarakat Minangkabau lainnya.

Dikatakannya, IKMS  Bali dan semua masyarakat Bali yang berasal dari Sumatra Barat semoga selalu menjadi masyarakat yang baik tertib baik serta mampu membangun bersama dengan Pemerintah Bali.

“Ikut berpartisipasi dalam memajukan pembangunan daerah Bali sebagai semangat ” dima bumi dipijak,  di situ langit dijunjung” seiring dengan keberhasilan pengembangan diri terhadap profesi pekerjaan dimiliki,” terangnya.

Dan dari semua keberhasilan di daerah rantau Bali ini, sambungnya, tentu para perantau keluarga besar Minang selalu peduli dengan ranah bundo “sato sakaki”  memajukan kampung halaman Sumatra Barat.

Disebutkannya, pelaksanaan pembangunan Sumatera Barat saat ini terus membenahi infrastruktur sarana dan prasarana dalam meningkatkan daya saing daerah.

“Kita tidak mungkin lagi menutup diri dalam memajukan pembangunan daerah,  bantuan banyak pihak,  pemerintah pusat, para investor termasuk dari perantau, amatlah sesuatu yang penting saat ini,” tandasnya.

Perkembangan teknologi informasi dan era pasar global,  mesti disikapi dengan kerja keras menyiapkan masyarakat agar miliki daya saing,  baik dalam sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas dan kuantitas produktifitas daerah dan UMKM.

Sektor yang paling potensial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat ada pada tatanan penyelenggaraan pemerintahan dalam memberikan layanan perizinan, investasi, perdagangan, industri, pertanian,  perikanan,  peternakan,  perkebunan dan sektor lain-lainnya

“Dan tak kalah pentingnya juga perkembangan pembangunan Sumatra Barat pada sektor pariwisata yang berkembang sangat baik dan menjadi multi efek dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatra Barat,” bebernya.