Konsumsi Gula Ketika Hamil Pengaruhi Kognitif Anak

Padangkita.com – Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Preventive Medicine pada 16 April 2018, menunjukkan bahwa konsumsi gula ketika hamil dapat berdampak negatif terhadap perkembangan kognitif awal anak. Penelitian ini menghubungkan asupan ibu hamil terhadap gula (sukrosa dan fruktosa), minuman berpemanis gula, dan buah dengan kemampuan kognitif anak. Asupan gula anak pada masa kanak-kanak juga dinilai.

“Tujuan dari penelitian kami adalah untuk memeriksa asosiasi konsumsi gula (sukrosa, fruktosa) ibu dan anak dengan kognisi anak,” jelas ketua tim peneliti Juliana FW Cohen, ScD, Sekolah Ilmu Kesehatan, Merrimack College, North Andover, MA, dan Departemen Nutrisi, Harvard TH Chan School of Public Health, Boston, MA, dilansir dari sciencedaily.com, Selasa (24/4/2018).

“Selain itu, kami juga melihat asosiasi konsumsi ibu dan anak terhadap minuman berpemanis gula serta minuman lain, seperti soda dan jus, dan buah dengan kognisi anak,” imbuhnya.

Peneliti mengumpulkan data penilaian makanan untuk lebih dari 1.000 wanita hamil dari tahun 1999 hingga 2002 yang berpartisipasi dalam Proyek Viva. Pola makan anak-anak mereka dinilai pada anak usia dini. Kognisi anak dinilai pada awal dan pertengahan masa kanak-kanak, yaitu sekitar usia 3 dan 7 tahun

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mengkonsumsi lebih banyak buah dan sedikit gula, serta menghindari soda selama kehamilan, memiliki dampak yang berarti pada fungsi kognitif anak. Temuan yang didapatkan dari penelitian, yaitu:

  1. Konsumsi gula (sukrosa)ibu, berpengaruh buruk terhadap kemampuan non-verbal memecahkan masalah baru, kemampuan memori verbal, memori visual dan kemampuan belajar anak.
  2. Konsumsi minuman berpemanis gulaibu berpengaruh buruk terhadap kecerdasan yang berkaitan dengan aspek pengetahuan verbal dan keterampilan non-verbal.
  3. Konsumsi soda ibu berpengaruh buruk terhadap kemampuanmotorik halus, kemampuan visual spasial, dan visual motorik pada masa kanak-kanak awal serta kemampuan verbal di masa kanak-kanak menengah.
  4. Konsumsiminuman berpemanis gula anak berpengaruh buruk terhadap kecerdasan verbal di masa kanak-kanak menengah.
  5. Konsumsi fruktosa dan buah anak pada masa kanak-kanak awalberpengaruh baik terhadap meningkatnya skor kognitif di beberapa Fruktosa dan buah dikaitkan dengan penerimaan kosakata lebih banyak, sedangkan buah juga dikaitkan dengan kemampuan motorik visual yang lebih besar pada masa kanak-kanak awal dan kecerdasan verbal pada masa kanak-kanak pertengahan.
  6. Asupan jus buah tidak berhubungan dengan peningkatan kognisi.
Baca juga:
Inilah Etika Berkomunikasi dengan Telepon Genggam dan WA di Universitas Terbaik di Indonesia