5 Organ Tubuh yang Cepat Rusak Akibat Merokok

Padangkita.com – Semua menyadari bahwa rokok tidak baik untuk kesehatan. Rokok dapat merusak sejumlah organ tubuh manusia. Dan parahnya, sejumlah organ tubuh tersebut tidak dapat memperbaiki dirinya sendiri.

Lantas bagian tubuh atau organ apa saja yang paling cepat rusak akibat merokok dalam jangka panjang? Berikut seperti dikutip dari laman hellosehat.

1. Mulut dan tenggorokan

Racun yang terkandung dalam rokok dapat menimbulkan kerusakan serius pada jaringan mulut dan tenggorokan. Dampak yang mudah dilihat dan dirasakan adalah bau mulut, gigi menguning, gusi hitam, dan lidah yang jadi tidak peka.

Risiko lain dari kebiasaan merokok adalah penyakit kanker. Rokok dapat menyebabkan kanker mulut, kanker lidah, kanker kerongkongan, dan kanker tenggorokan.

2. Paru-Paru

Paru-paru manusia seharusnya mendapatkan udara yang bersih agar dapat bekerja secara optimal. Kebiasaan merokok dapat menyebabkan anda cepat kehabisan napas dan batuk kering secara terus-menerus.

Dalam jangka panjang, paru-paru anda berpotensi besar untuk mengalami PPOK seperti pneumonia, bronkitis, atau emfisema akibat merokok.

3. Kulit

Merokok sebabkan penuaan dini pada kulit. Kulit para perokok aktif lebih cepat mengalami kulit mengendur dan berkerut, terutama di sekitar mata dan bibir.

Hal ini disebabkan kulit yang tidak mendapatkan cukup oksigen akibat merokok.

4. Otak

Zat kimia akan melemahkan pembuluh darah di otak dan menyebabkan pembengkakan (aneurisma otak) sehingga meningkatkan risiko Anda terkena stroke sebesar 50 persen. Kondisi ini sangat serius karena pembuluh darah otak yang bengkak tersebut bisa pecah kapan saja.

5. Tulang dan sendi

Dampak dari keseringan merokok adalah melemahnya dan rusaknya tulang. Padahal tulang merupakan organ tubuh yang paling kuat.

Racun rokok menyebabkan peradangan pada tulang dan sendi. Kerusakan ini membuat rokok sangat rentan terserang osteoporosis dan rematik, bahkan sejak usia muda.

Baca juga:
Sekarang Warga Padang Bisa Daftar BPJS di Kantor Kecamatan