Setelah Dilayani Tolak Bayar Rp150 Ribu, Nyawa Pria Ini Melayang

Padangkita.com – Saat ini bisa dengan mudahnya kita temui sejumlah kafe remang-remang di berbagai tempat. Begitu pun dengan mencari jasa bagi para pemakai layanan pekerja seks komersial atau PSK.

Namun tentunya untuk  melakukan hal tersebut haruslah mengeluarkan sejumlah uang. Jangan sampai nantinya menjadi bumerang tersendiri bila tidak memiliki uang namun tetap berniat untuk melakukan tindakan ini.

Baca Juga

Walau demikian bukan berarti tindakan yang wajar untuk menggunakan jasa PSK dalam memenuhi kebutuhan biologis seorang pria. Apalagi jika hal ini berkaitan dengan budaya dan juga agama.

Hanya saja di tengah larangan yang telah marak digencarkan, masih banyak orang yang menyerang dengan menggunakan jasa PSK. Seperti pada apa yang terjadi di sebuah kafe berikut ini.

Melansir dari Tribunnews, dikatakan jika pada sebuah kafe jelita yang berada di Jalan Danau Tempe, Sanur, Denpasar telah terjadi pertikaian. Mirisnya lagi aksi ricuh ini berujung pada pembunuhan seorang pria berinisial IGMS.

Dari informasi yang ada pria berusia 51 tahun ini ternyata tewas dibunuh oleh pemilik Cafe yakni IA. Pelaku berusia 34 tahun ini nekat menghabisi nyawa korban lantaran harga sewa PSK yang dipermasalahkan korban.

Peristiwa ini sendiri terjadi pada minggu 11 Oktober lalu pada dini hari. Hal ini juga dikonfirmasi langsung oleh Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Citra Fatwa Rahmadani.

Semula korban ini sempat minum segelas minuman keras pada sebuah warung yang tepat berada di samping kafe Jelita.

Saat mabuk tersebut korban kemudian masuk ke dalam kafe Jelita dan mengajak salah satu karyawan yang berinisial FM untuk melakukan hubungan badan.

Begitu FM menyebut jika harga tarif untuk sekali bermain ialah Rp150.000, korban mendadak merasa marah.

“Tiba-tiba korban menodongkan sebilah pisau ke arah wajahnya FM. ia juga menyebut tidak membayar menggunakan uang melainkan dengan pisau.” kata Citra, Rabu (14/10/2020).

Terpopuler

Add New Playlist