Belahan Dada Rendahnya Dianggap Vulgar, Wanita Seksi Ini Dilarang Masuk Museum

Berita viral terbaru: Seorang wanita seksi dilarang masuk museum karena menggunakan baju dengan belahan dada yang rendah.

Padangkita.com – Di berbagai tempat tentunya masyarakat ataupun petugas menerapkan sejumlah aturan bagi orang yang berniat mengunjungi tempat tersebut. Seperti sebuah aturan yang ditetapkan oleh Museum Orsay di Prancis.

Museum itu menerapkan aturan yang melarang jika seseorang yang berpenampilan terlalu seksi dilarang masuk.

Akibatnya seorang mahasiswi yang kebetulan saat itu mengenakan baju yang dianggap seksi dilarang masuk oleh petugas.

Baca juga: Penampakan Kuyang di Pontianak Bikin Heboh, Seperti Apa?

Mahasiswi bernama Jeanne itu memakai baju terbuka dengan memperlihatkan bagian dada dan hal ini dinilai vulgar.

Ia yang saat itu tidak menerima keputusan tersebut lalu terlibat cekcok dengan petugas museum.

Hal ini diketahui saat sang wanita menceritakan pengalamannya tersebut dengan membuat sebuah cuitan di akun Twitter miliknya. Berbekal salinan surat terbuka untuk museum itu, Jeanne bercerita soal perlakuan pihak museum kepadanya.

Jeanne mengaku ditolak masuk karena memakai gaun yang terlalu vulgar. Saat itu dia juga membagikan sebuah foto yang memperlihatkan gaun yang ia kenakan saat mengunjungi museum.

“Sesampainya di pintu masuk museum, saya tidak punya waktu untuk mengeluarkan tiket sebelum (mereka) melihat payudara saya,” ujar Jeanne.

Saat itu petugas kemudian memberinya sebuah syarat agar bisa memasuki museum dengan mengenakan jaket. Hanya saja dirinya merasa enggan untuk mengikuti aturan tersebut dan permintaan sang petugas.

Karena menurutnya saat itu jika ia melakukan permintaan dari petugas seolah merasa jika ia begitu terhina dan mendapat kesan dari semua orang jika mereka telah melihat payudaranya.

Menurut pedoman museum, seseorang akan ditolak masuk jika pakaiannya dapat menyebabkan gangguan publik. Ia juga sangat menyayangkan hanya karena perihal pakaian saja ia seolah dibatasi untuk belajar budaya.

Semenjak di unggah foto tersebut bahkan telah disukai lebih dari 40000 kali dan di retweet rp28.000 kali.

Selain itu banyak warganet yang menyebut jika pihak museum menunjukkan sikap diskriminatif atas pilihan pakaian yang Jeanne kenakan.

Terlebih lagi berbagai macam karya seni yang terdapat di dalam museum bahkan menunjukkan adanya lukisan yang dinilai tidak pantas saat seorang wanita tidak mengenakan busana.

Baca juga: Penemuan Mumi Wanita di Chile Bikin Geger, Kenakan Pakaian Beracun

Hingga kemudian pihak museum menjaga merilis sebuah pernyataan permintaan maaf di Twitter. Mereka juga menyesali tindakan dari sange staf yang telah melayani wanita tersebut kala itu. [*/Nlm]


Baca berita viral terbaru hanya di Padangkita.com.