Wako Padang Minta Anak-Anak Puasa Gunakan HP dan Laptop

Ilustrasi pengguna media sosial (Foto: pexels)

Padangkita.com – Walikota Padang meminta kepada orang tua untuk terus mengawasi anak-anaknya dalam menggunakan alat komunikasi dan teknologi berupa handphone, tablet, komputer, maupun laptop.

Menurutnya, tujuan dari himbauan ini adalah untuk menghadirkan generasi muda berkualitas dan terhindar dari kenakalan remaja yang bisa terjadi akibat dampak penggunaan komunikasi dan teknologi yang tidak tepat sasaran.

Salah satu langkah yang bisa dilakukan orang tua kepada anak-anak mereka adalah dengan mewajibkan puasa menggunakan alat komunikasi dan laptop pada malam hari.

“Puasa handphone dan laptop itu selama tiga jam, mulai pukul 18.00 – 21.00 Wib,” kata Mahyeldi Ansharullah.

Mahyeldi berharap, agar program tersebut dapat terlaksana dan perlu mendapat dukungan penuh dari seluruh orangtua. Karena jika tidak program ini tidak akan berhasil dan tepat sasaran.

Mahyeldi meminta seluruh orangtua mendampingi anak dengan melakukan 3B (Bermain, Belajar, Bicara). Hal ini diharapkan akan mengurangi permasalahan kenakalan remaja selama ini.

“Dengan adanya pendampingan dari orangtua akan tercipta generasi berkualitas dan terbebas dari kenakalan remaja,” seperti dilansir dari humas.

Sementara itu, menurut data terbaru, setidaknya 30 juta anak-anak dan remaja di Indonesia merupakan pengguna internet, dan media digital saat ini menjadi pilihan utama saluran komunikasi yang mereka gunakan.

Perubahan struktur media di Indonesia, terutama dengan meningkatnya penggunaan ponsel, telah mengubah akses dan penggunaan media digital internet di kalangan anak dan remaja, yang cenderung menggunakan personal komputer untuk mengakses internet di warung internet dan laboratorium komputer sekolah, laptop di rumah, dan di atas semua-ponsel atau smartphone selama kegiatan sehari-hari.

Anak-anak dan remaja memiliki tiga motivasi utama untuk mengakses internet yakni untuk mencari informasi, untuk terhubung dengan teman (lama dan baru) dan untuk hiburan. Pencarian infor m asi yang dilakukan sering didorong oleh tugas-tugas sekolah, sedangkan penggunaan media sosial dan konten hiburan didorong oleh kebutuhan pribadi.

Karena Internet telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari anak-anak dan remaja di Indonesia, diperlukan upaya-upaya untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan dan keterampilan mereka dalam kaitannya dengan keamanan berinternet.

BAGIKAN