Vendry Mofu Merapat Ke Bhayangkara FC

Vendry Mofu (Foto: MO Semen Padang)

Padangkita.com – Semen Padang FC diprediksi akan ditinggal oleh salah satu pilar pentingnya yakni Vendry Mofu pada Liga Dua Indonesia musim depan. Sebelumnya, Semen Padang FC Telah dipastikan akan ditinggal oleh Novan Setya Sasongko yang hijrah ke Sriwijaya FC. Vendry Mofu sendiri dikabarkan telah sepakat untuk bergabung bersama Bhayangkara FC pada Liga 1 musim depan.

Seperti dilansir dari sejumlah media, perwakilan Bhayangkara FC, Ibnu Grahan mengatakan Vendery Mofu telah sepakat untuk bergabung bersama Bhayangkara FC di musim depan. Kedatangan Vendry Mofu untuk memperkuat lini tengah juara Liga 1
Indonesia tersebut yang juga ditinggal oleh sejumlah pemain. Kontrak Mofu sendiri di Semen Padang FC baru akan berakhir pada Februari mendatang.

“Sudah deal dan pemain juga mau bermain untuk Bhayangkara FC,” katanya.

Menurutnya vendry Mofu pemain yang bagus dan cocok untuk bermain dengan Bhayangkara FC. Apalagi Bhayangkara dipastikan juga kehilangan Evan Dimas dan Ilham Udin serta Spaso yang hengkang ke klub lain.

Vendry Mofu kembali memperkuat Semen Padang FC sejak 2014 setelah sebelumnya memperkuat Sriwijaya FC. Pada musim lalu, Mofu tampil cemerlang menjadi pencetak gol terbanyak bagi Semen Padang FC.  Mofu menjadi top dengan raihan 11 gol dari 34 pertandingan yang dijalaninya.

Vendry Mofu tampil untuk pertama kali di ajang internasional untuk pertama kali saat melawan Korea Utara pada 10 September 2012. Dia mencetak gol pertama kali saat pertandingan melawan Brunei yang berakhir 5-0 untuk kemenangan Indonesia. Lalu mencetak gol bagi Indonesia di ajang Piala Suzuki AFF 2012 saat melawan Laos.

Kehadiran Mofu bersama Bhayangkara, sepertinya bakal menggantikan peran gelandang Evan Dimas Darmono yang hengkang dari Bhayangkara ke Selangor FA. Selain Evan Dimnas, tim asuhan pelatih Simon McMenemy tersebut pun kehilangan dua penggawa
terbaiknya untuk musim depan.

Bhayangkara sebagai tim juara Liga 1 2017 sedangkan Semen Padang dipaksa terdegradasi ke Liga 2 2018 setelah cuma mampu finis di peringkat ke-16 Liga 1 musim lalu.