UMKM di Pessel Butuh Pembinaan dan Dukungan

Ilustrasi (Foto: rumah UMKM)

Padangkita.com – Beragam kebijakan ekonomi di Pesisir Selatan (pessel) diharapkan merupakan kebijakan yang fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal ini bertujuan untuk dapat mengelola potensi lokal secara optimal serta bereriontasi membuka kesempatan berusaha dan penciptaan lapangan kerja guna peningkatan pendapatan masyarakat.

Begitu juga terhadap usaha kecil menengah, Sekitar 90 persen usaha kecil dan menengah di Pessel berkembang dan itu berasal dari usaha mikro seperti pedagang kecil seperti PKL dan home industri.

Kepala Dinas Koperasi,Perindustrian,Perdagangan dan Pasar (Koperindagpas) Azral mengungkapkan ada 3440 UKM di daerah itu dan 90 persen merupakan Industri Kecil Menengah (IKM) dan diantaranya masih perlu pembinaan dan
penguatan modal.

“Kita amati beberapa UKM yang ada itu,kebanyakan masih membutuhkan pendampingan dan pembedayaan, namun karena keterbatasan anggaran masih menjadi kendala bagi UKM itu untuk bisa maju dan bekembang,” katanya dikutip dari pesisirselatankab.go.id, Kamis (15/03/2018).

Azral mengungkapkan ,pihaknya tidak bisa selalu bisa mendamping UKM itu, karena masih banyak UKM lainnya yang butuh pendampingan.Untuk itu kepada pemilik UKM untuk meningkatkan terus kualitas produknya agar tidak selalu didampingi namun tetap bisa berkembang.

Dijelaskannya, Di Pessel banyak terdapat sentra sentral produksi yang bekembang diantaranya Sentra industri kerajinan, sulaman bayangan,tanah liek dan sentral lainnya. Dan UKM itu cukup banyak menyerap tenaga kerja dan penopang pertumbuhan ekonomi di daerah.