Tetapkan Lebaran Sabtu 24 Juni, Tarekat Naqsabandiyah Mulai Takbiran

Suasana jemaah Tarekat Naqsabandiyah menyambut Hari Raya Idul Fitri, di Musaha Baitul Makmur Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan pauh Padang, Jumat malam (23/06). Mereka meyakini 1 Syawal 1438 Hijriah jatuh pada Sabtu (24/06). (Foto Aidil Sikumbang)

Padangkita.com- Jemaah Tarekat Naqsabyandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat mengumandangkan takbir menyambut Hari Raya Idul Fitri, di Musaha Baitul Makmur Kelurahan Binuang Kampung Dalam Kecamatan pauh Padang, Jumat malam (23/06). Mereka meyakini 1 Syawal 1438 Hijriah jatuh pada Sabtu (24/06).

“Penetapan 1 Syawal ini berdasarkan hisab Munjid yang sudah digunakan para ulama Naqsabandiyah secara turun menurun,” ujar Imam Tarekat Naqsabandiyah Syafri Malin Mudo, Jumat (23/06).

Jemaah tarekat ini telah berpusa selama 30 hari. Mereka sudah berpuasa sejak 25 Mei lalu. Lebih cepat dari penetapan pemerintah.

Syafri menyatakan, jemaah Naqsabandiyah menganggap perbedaan itu lumrah. Seluruh masyarakat harus menghormati perbedaan tersebut.

Selain di Kota Padang, ribuah jemaah tarekat ini terbesar di sejumlah di daerah di Sumatera Barata. Misalnya di Kabupaten Solok, Pesisir Selatan dan Pasaman Barat. (Aidil Sikumbang)

Baca juga:
Fasilitas Bandara di KEK Mentawai Ganggu Habitat Penyu