Terpilih Hakim MK, Saldi Tanggalkan Semua Jabatan

Saldi Isra. (Foto : Aidil Sikumbang/PadangKita)

PadangKita – Setelah dipastikan terpilih menjadi Hakim Mahkamah Kontitusi (MK), Saldi Isra bakal menanggalkan semua jabatan yang disandangnya saat ini.

“Senin (besok) saya akan mengajukan mundur dari PT Semen Padang sebagai komisaris utama. Senin juga, saya menyatakan akan mundur dari Direktur Pusat Konstitusi (Pusako). Supaya semua bisa selesai, dan saya betul-betul konsentrasi menghadapi tugas di Mahkamah Konstitusi,” jelas Saldi Isra di Fakultas Hukum Universitas Andalas, Jalan Pancasila, Padang, Minggu (9/4).

Menurutnya, aturan sudah jangat jelas. Tidak boleh rangkap semua posisi. Maka itu, katanya, semua posisi di hari ini akan dilepas, termasuk harus non aktif sebagai dosen di Fakultas Hukum Universitas Andalas.

Dia juga mengaku, secara informal telah diberitahu terpilih menjadi Hakim MK Kamis lalu. Saldi mengatakan, diminta siap-siap untuk dilantik hari Selasa di Istana Negara, Selasa nanti.

“Pelantikan ini berbarengan dengan pelantikan anggota KPU dan Bawaslu yang baru di Istana Negara, Selasa, pukul 10.00 WIB,” ujar Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Andalas ini.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Andalas Zainul Daulay menambahkan, sebagai dosen Saldi berhenti sementara berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Namun, Zainul berharap, suatu ketika Saldi kembali aktif mengajar di Fakultas Hukum. Tentu mewarnai Fakultas Hukum dengan pengalamannya sebagai seorang Hakim MK.

Menurutnya, reputasi apik yang dimiliki Saldi, menjadi modal berharga memberi yang terbaik penegakan hukum terutama terkait dengan konstitusi.

Meski bakal dilantik menjadi Hakim MK hari Selasa nanti, Zainul mengatakan, tugas Saldi sebagai akademisi diluar mengajar masih bisa dijalankan seperti menguji calon sarjana.

Informasi terpilihnya Saldi ini didapatkan dari Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Hakim MK Harjono. Ia mendapatkan undangan dari Sekretariat Negara untuk menghadiri pelantikan hakim MK yang baru, Selasa 11 April 2017.

Sehari-hari, Saldi berprofesi sebagai dosen di Fakultas Hukum Unand. Pria kelahiran Paninggahan, Solok, 20 Agustus 1968 ini juga menjabat Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas, sejak 2004 hingga sekarang.

Baca juga:
Dinas Kesehatan Pessel Siapkan Program Penanggulangan Gizi Buruk

Pada Rabu, 11 Mei 2016, Saldi juga dipercaya menjabat sebagai Komisaris Utama PT Semen Padang berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang dilaksanakan di Jakarta.

Saldi dikenal aktif mendukung pelbagai gerakan antikorupsi di Indonesia. Pada tahun 2004, ia dinobatkan meraih Bung Hatta Anti-Corruption Award. Pada taun 2009, Kompas menobatkannya sebagai Tokoh Muda Inspiratif.

Ia juga mendapatkan penghargaan Megawati Soekarno Putri Award sebagai Pahlawan Muda Bidang Pemberantasan Korupsi pada tahun 2012. (Aidil Sikumbang)