Ternyata Ini Alasan Semen Padang FC Lepas Didier Zokora

Pemain Semen Padang FC, Didier Zokora (Foto: MO Semen Padang FC)

Padangkita.com – Pecinta sepakbola di Sumatera Barat dipastikan tidak akan melihat lagi Didier Zokora berseragam Semen Padang FC pada laga melawan Persegres Gresik, Sabtu (5/8/2017) ini. Pasalnya, Zokora telah didepak dari klub berjuluk Kabau Sirah tersebut.

“Zokora sudah out dan tidak ada penggantinya. Imbiri memang keinginan dia yang keluar,” ujar Pelatih Semen Padang FC Nil Maizar, dalam konfrensi pers, Jumat (4/8/2017).

Zokora yang penah merumput bersama Tottenham Hotspur direkrut Kabau Sirah untuk mengisi jatah marquee player yang diberikan otoritas liga.

Namun kisahnya berbaju Kabau Sirah hanya setengah musim, dengan peran yang tidak begitu maksimal.Keluar Zokora kedua bagi Semen Padang di pertengahan musim ini. Sebelumnya ada nama Fandry Imbiri yang kemudian berlabuh di Persebaya.

Jika Nil mengatakan Imbiri pergi karena keinginannya, lalu bagaimana dengan Zokora sebenarnya?

Ternyata alasan didepaknya Zokora lebih kepada ranah finansial ketimbang faktor kontribusi yang disajikannya selama ini.

Manager Semen Padang FC Win Bernadino mengaku terpaksa melepas Zokora untuk mencoba menyeimbangkan kembali neraca keuangan Semen Padang FC.

Menurutnya, jadwal GoJek Traveloka Liga 1 yang menerapkan sistem tiap pekan home dan away membuat biaya operasional tinggi. Pasalnya, sebagai tim yang bermarkas paling di barat, Kabau Sirah selang satu minggu harus terbang terus untuk laga tandang.

“Anggaran kita sebenarnya cukup, tapi dengan masuknya MP (marquee player) beban keuangan kita menjadi berat,” ujarnya.

Di samping itu, Win mengatakan, saat ini kontribusi rating televisi belum jelas juga angka angka nya, sehinga tidak ada kepastian pembagian keuntungan untuk peserta.

“Karena itu dengan terpaksa kita melepas Zokora,” dia mengulangi.

Ada yang pergi, tentu ada yang datang. Manajemen Semen Padang malansir sudah ada dua pemain baru masuk yakni Ibrahim Sanjaya dan Sayyid Sutan.

Baca juga:
Hendrajoni : Pembangunan di Kawasan Mandeh Tak Ada Izin Dihentikan