Tawuran dan Hisap Lem Makin Mengkhawatirkan, Walikota Padang Gusar

Walikota Padang, Mahyeldi Ansyarullah. (Foto: Humas Pemko)

Padangkita.com – Aksi kenakalan remaja berupa tawuran dan hisap lem di kota Padang saat ini membutuhkan perhatian dan penanganan serius dari semua pihak terkait.

Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah gusar melihat perilaku ngelem dan tawuran di kalangan remaja saat ini. Menurutnya, hal ini harus jadi perhatian karena akan merusak generasi penerus bangsa.

“Menghisap lem merek tertentu dapat merusak langsung sel-sel pada otak anak. Ini berbahaya bagi perkembangan anak-anak generasi penerus bangsa, ” kata Mahyeldi.

Menurutnya, persoalan ini harus menjadi perhatian bersama, bukan untuk para orang tua dan guru saja, juga untuk polisi pamong praja (Pol PP) dan kepolisian.

Perilaku ngelem kata Mahyeldi, sama bahayanya dengan tawuran antar pelajar. Hal ini menunjukkan kerusakan karakter pada generasi muda.

Ngelem dan tawuran ini sama-sama berbahaya. Karakter generasi penerus bangsa jadi rusak,” katanya.

Walikota juga memepertanyakan pihak yang peduli perlindungan konsumen, terkait beredarnya jenis lem yang sangat berbahaya bila aromanya terhisap manusia. “Yang bikin heran, pihak yang peduli konsumen kenapa bungkam dengan adanya produk seperti ini? ” sergahnya.

Walikota menekankan, kepedulian terhadap generasi penerus bangsa dalam rangka mempersiapkannya jadi pemimpin di masa datang adalah kewajiban sesuai ajaran Islam.

Terlebih, menurut data demografi, dua dekade ke depan bangsa Indonesia mendapatkan bonus kependudukan yang tidak dimiliki bangsa manapun di dunia.

Bonus itu adalah penduduk usia muda melebihi 60 persen dari jumlah penduduk. Ini akan mampu membawa kejayaan bangsa Indonesia dibanding bangsa lain, seperti dilansir dari laman facebook pemko padang, Minggu (07/05/2017).

Baca juga:
Kebakaran Hutan di Gunung Talang Mulai Reda