Target Jadi Kiblat Sepakbola Nasional, Ini yang Dilakukan Semen Padang FC

CEO PT Kabau Sirah Semen Padang (PT KSSP), Iskandar Z Lubis (jas hitam) (Foto: MO SPFC)

Padangkita.com – CEO PT Kabau Sirah Semen Padang (PT KSSP), Iskandar Z Lubis menyatakan pembinaan yang dilakukan secara berjenjang oleh Semen Padang FC saat ini berdampak positif bagi perkembangan sepakbola khususnya di Sumatera Barat.

Menurutnya, hal ini harus dipertahankan demi pembinaan sepakbola dan dirinya pun berharap Semen Padang dapat menjadi produsen pemain sepakbola di Indonesia.

Dirinya menjelaskan, selain memiliki tim senior yang saat ini berlaga di Liga 1 Indonesia, Semen Padang FC juga melakukan pembinaan sepakbola untuk beberapa kategori umur yakni U19, U17, U15 dan SSB. Untuk itu harapannya agar Semen Padang FC bisa menjadi kiblat sepakbola di Indonesia.

“Kita berharap, Semen Padang FC dapat menjadi kiblat sepakbola di Indonesia, dengan pola pembinaan yang berjenjang yang telah dilakukan selama ini,” imbuhnya, Kamis (13/10/2017).

Selain itu menurutnya dengan adanya proses berjenjang dalam pembinaan sepakbola di Semen Padang FC diharapkan dapat menyalurkan hobi generasi muda Indonesia ke arah yang positif.

“Dengan adanya jenjang ini, bakat anak-anak muda di seluruh Indonesia dapat disalurkan ke arah yang positif. Namun menurutnya, hal ini juga tidak akan lepas menjadi pemasok pemain-pemain yang akan mengisi skuad SPFC senior di liga profesional,” lanjutnya.

Pembinaan sepakbola secara berjenjang pada umumnya telah dilakukan sejumlah klub-klub profesional, sebut saja seperti Ajak Amsterdam, Real Madrid, Barcelona, dan sejumlah klub besar lainnya.

Iskandar juga mengapresiasi lolosnya SPFC U17 ke ajang Soeratin Cup U17 tingkat nasional. Hal ini harus menjadi catatan yang berharga bagi dunia sepakbola di Sumatera Barat.

Tim yang diarsiteki Dian Rama Saputra itu, menjadi tim satu-satunya yang berasal dari akademi Tim profesional yang berlaga di Liga 1.

Dari 32 tim yang ambil bagian, hanya tim SPFC U17 yang berasal dari Akademi tim Profesional Liga 1, sedangkan selebihnya berasal dari tim liga amatir di Indonesia.

Menurutnya, hal inilah yang harus terus dipertahankan dalam pembinaan sepakbola di Semen Padang FC. Ia juga mengatakan, bawa hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sumatera Barat, karena memiliki akademi sepakbola yang berjenjang.

BAGIKAN