Satelit Rusak, ATM Terganggu, Ini Penjelasan LAPAN

AT

Padangkita.com – Gangguan sejumlah Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang terjadi saat ini, membuat sejumlah warga tidak bisa menarik uang dan melakukan transaksi.

Tentu menjadi pertanyaan, kok bisa tiba-tiba ATM pelbagai bank secara serentak terganggu alias tidak bisa diakses.

Berikut ini penjelasan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) terkait dengan terganggunya sejumlah ATM.

Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin melalui Kepala Balai Penelitian Antariksa Atmosfer, LAPAN Agam, Syafrijon menjelaskan, kemungkinan gangguan bukan berasal dari cuaca antariksa, melainkan faktor umur.

“Karena sudah uzur, umurnya sudah 18 tahun. Anomali atau gangguan satelit umumnya akibat cuaca antariksa. Tetapi saat kejadian (Jumat sore) cuaca antariksa sedang tenang. Jadi kemungkinan besar karena gangguan sistem kendali akibat sudah cukup tua (melebihi umur rata-rata satelit sejenis, sekitar 15 tahun),” jelasnya.

Dia menambahkan, dari kasus ini seharusnya sudah mulai dipikirkan dampaknya jika memang cuaca antariksa mengakibatkan gangguan satelit.

“Sekarang saja dampak ATM yang terganggu mencapai ribuan unit. Itu baru dari 1 satelit yang mengalami gangguan,” ujarnya.

 

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman mengatakan terjadi permasalahan layanan pada beberapa ATN bank sejak Jumat (25/8/2017) sore, akibat gangguang pada satelit Telkom-1.

“Bank-bank tersebut bersama Telkom sedang melakukan upaya pemulihan dengan mengalihkan koneksi dari satelit yang terganggu ke satelit Telkom 3S ataupun satelit lainnya,” tulisnya melalui siaran pers.

Sebagai otoritas sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah, Bank Indonesia mendukung perbankan melayani nasabah dengan memastikan sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI), dan Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS) berjalan dengan normal.

“Untuk mengantisipasi kebutuhan uang tunai di masyarakat, Bank Indonesia mendukung ketersediaan uang tunai di Perbankan,” katanya.

BI memastikan terus memantau perkembangan pemulihan gangguan satelit tersebu, dan berkoordinasi dengan perbankan dan lembaga-lembaga terkait untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.