Rapor SPFC Hingga Pekan ke-33, Cetak Gol Paling Sedikit Setelah Gresik United

Semen Padang FC (Foto: MO Semen Padang)

Padangkita.com – Semen Padang FC menjadi tim kelima dengan jumlah kebobolan terbanyak di Liga 1 Indonesia hingga pertandingan menghadapi Arema FC kemarin. Hingga saat ini Semen Padang FC telah kebobolan sebanyak 52 kali dengan 3 penjaga gawang berbeda.

Sementara itu, untuk klub dengan kebobolan terbanyak adalah Persegres Gresik United dengan 101 gol. Kekalahan 10-2 atas Sriwijaya FC menjadi kebobolan terbesar yang dialami oleh tim asal Jawa Timur tersebut. Di bawah Gresik terdapat Mita Kukar FC yang kebobolan 69 gol. Jumlah ini lebih jelek dibandingkan Persiba Balikpapan yang telah dipastikan degradasi dengan kebobolan 60 gol.

Diperingkat keempat, klub dengan kebobolan terbanyak adalah PS TNI dengan 56 gol. Sedangkan di peringkat kelima adalah Semen Padang FC dengan 52 gol.

Sementara itu, klub pencetak gol terbanyak di Liga 1 adalah Bali United. Tim asal Bali tersebut berhasil mencetak 72 gol hingga pekan ke 32. Jumlah tersebut bisa bertambah mengingat Bali United masih memiliki 1 laga tersisa di pekan ke 33.

Setelah Bali United, klub asal Papua, Persipura Jayapura mencatatkan diri sebagai klub paling produktif, hingga saat ini mereka telah mencetak 62 gol di Liga 1 Indonesia. Diperingkat ketiga ditempati oleh PSM Makassar dengan 61 gol kemudian
disusul oleh Madura United dengan 56 gol dan Bhayangkara di peringkat kelima dengan 55 gol. Semen Padang FC sendiri hanya mencetak 32 gol dari 33 laga yang mereka jalani.

Sementara itu, klub yang paling sedikit mencetak gol adalah Gresik United dengan 26 gol kemudian disusul Semen Padang FC dengan 32 gol. Di atasnya ada Perseru Serui yang hanya mencetak 33 gol selama liga 1 berlangsung hingga pekan ke 33.

Di peringkat keempat ditempati oleh Persiba Balikpapan dengan 38 gol dan Arema di posisi kelima dengan hanya mencetak 41 gol sejauh ini.

Untuk selisih pencetak gol terbanyak ditempati oleh Bali United. Mereka surplus 34 gol yakni berhasil memasukan 72 gol dan hanya kebobolan 38 gol. Di peringkat kedua di tempati Persipura dengan surplus 27 gol. Persipura sejauh ini berhasil mencetak 62 gol dan kemasukan 35 gol.

Baca juga:
Joko Driyono Jadi Plt Ketum PSSI

Selanjutnya di peringkat ketiga adalah PSM Makassar. PSM berhasil mencetak 61 gol dan kemasukan 36 gol sehingga mereka masih surplus 25 gol. Kemudian disusul oleh Madura United dan Persija dengan surplus masing-masingnya 21 gol.

Untuk klub dengan minus gol terbanyak ditempati oleh Gresik United dengan -75 gol. Selama pergelaran kompetisi, Gresik hanya mampu mencetak 26 gol sedangkan mereka kebobolan 101 gol hingga pekan ke 33. Kemudian disusul oleh Persiba Balikpapan dengan minus 22 gol yakni memasukan 38 gol dan kemasukan sebanyak 69 gol.

Sementara itu, Mitra Kukar yang berada di peringkat 10, juga minus gol sebanyak 21 buah. Mitra Kukar berhasil memasukan 48 gol dan kemasukan 69 gol. Tempat keempat diduduki oleh Semen Padang FC, hingga pekan ke 33, tim Kabau Sirah minus 20 gol.

Semen Padang FC hanya berhasil mencetak 32 gol dan kemasukan 52 gol. Sementara itu tempat kelima ditempati oleh Perseru Serui yang minus 12 gol.

Anak asuh Syafrianto Rusli saat ini berada di peringkat ke 16 atau di zona degradasi dengan raihan 32 poin dari 33 laga yang mereka jalani. Mereka tertinggal 2 angka dari Perseru Serui yang berupaya menghindari degradasi dari Liga 1 Indonesia.

Pada pertandingan pamungkas besok, Semen Padang FC akan menghadapi PS TNI di Agus Salim Padang, sedangkan Perseru akan menghadapi tuan rumah Persib Bandung di Bandung.