Randang Lokan Pessel Akhinya Menyeberang Juga ke Belanda

Ilustrasi Tong-tong Fair (Sumber: http://tongtongfair.nl/)

Padangkita.com – Kuliner khas Pesisir Selatan Randang Lokan menyeberang juga hingga ke negeri kincir angin, Belanda. Randang produksi Ega Bunga Pasang, Salido, Pesisir Selatan tersebut tampil pada Tong-tong Fair 2017 di Den Haag, Belanda.

Ketua TP PKK Lisda Hendrajoni yang hadir dalam acara tersebut mengaku, masakan khas dari Ranah Minang tersebut banyak dilirik dan disukai oleh pengunjung yang hadir di acara tersebut.

“Randang Lokan yang kita bawa, Alhamdulillah di respon pengunjung dan banyak yang tertarik” sebut Lisda via whatapps dari Den Haag.

Menurut Lisda, kesempatan mengikuti pameran di Belanda ini merupakan kesempatan langka oleh karenanya perlu dimanfaatkan secara optimal.

“Ini kesempatan penting, memperkenalkan Pesisir Selatan ke dunia luar, tidak saja kuliner tetapi juga destinasi wisata” tulisnya.

Menurut Lisda, di samping kuliner khas (randang lokan) tersebut kesenian khas Pessel lainnya yakni Rabab Pasisie juga tampil memukau penonton.

Randang lokan merupakan kuliner khas wilayah pesisir di Sumatera Barat. Selain di Pesisir Selatan, randang ini pun gampang ditemui di Pariaman dan kawasan pesisir pantai di Sumatera Barat.

Lokan merupakan karang besar yang hidup di lumpur laut yang banyak tersebar di sepanjang pantai barat sumatera. Lokan ini dipadukan dengan bumbu randang, sehingga menjadi randang lokan.

Agenda tahunan yang diberi label Tong-tong Fair 2017 berlangsung dari 25 Mei-5 Juni. Acara tersebut diikuti sejumlah negara-negara yang secara historis memiliki hubungan dengan negera Belanda.

Acara ini pertama kali digelar tahun 1959, dan menjadi agenda tahunan yang ramai dikunjungi, seperti dilansir dari pesisirselatan.go.id, Senin (29/05/2017).

 

Save

Baca juga:
Tari dengan 4 Unsur Air dari Pekanbaru