Potensi Wisata di Pessel Bisa Janjikan Kesejahteraan

Gerbang memasuki Kabupaten Pesisir Selatan dari Padang (Foto: twitter anakanakminang)

Padangkita.com – Sejumlah potensi wisata di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) diupayakan terus berkembang dan memberikan jaminan kesejahteraan masyarakat. Wakil ketua DPRD Pessel, Herpi Damson mengatakan pariwisata yang dikelola dengan baik dan profesional bisa memberikan efek positif bagi masyarakat sekitar.

Menurut Herpi Damson, potensi yang paling besar untuk membuat masyarakat sejahtera tersebut ada pada pariwisata baharinya. Berdasarkan hal itu, sehingga potensi tersebut harus diolah dan digarap secara maksimal.

Beberapa potensi besar yang perlu terus dimaksimalkan penggarapanya adalah, Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh di Kecamatan Koto XI tarusan, dan Pantai Carocok Painan.

Sedangkan beberapa kawasan lainya yang juga butuh perhatian diantaranya, Pantai Sago, Pantai Batukalang, Pantai Sungai Nipah, Pantai Labuang Baruak, Pantai Amping Parak, Pantai Pasir Putih Kambang, Pantai Sumedang, Pantai Ujung Tanjung, dan Pantai Sambungo di Kecamatan Silut. Disampaikanya bahwa keindahan alam Pessel tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia.

“Bahkan, khusus Kawasan Mandeh, kini telah menjadi tujuan utama wisatawan di Sumbar. Meraka yang datang itu bukan saja dari dalam daerah, tetapi juga dari berbagai daerah di provinsi tetangga, bahkan juga dari luar negeri. Agar memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat dan ekonomi daerah, maka penggarapan secara maksimal perlu terus dilakukan,” ungkapnya.

Disampaikanya bahwa dia sangat mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Pemkab Pessel dalam pengembangan dunia pariwisata di daerah itu melalui kerjasama yang dilakukan dengan semua pihak.

“Sambil pemerintah mempersiapkan berbagai infrastruktur, saya berharap para penggiat pariwisata hendaknya juga terus melakukan aktivitas masing-masing, agar dunia pariwisata Pessel berkembang pesat di masa mendatang,” pintanya.

Kepada dinas terkait dia juga berharap agar bekerja lebih ekstra lagi mengelola dunia pariwisata ke depan. Namun tetap melakukan koordinasi dengan instansi lainnya yang juga ikut andil dalam pengembangan dunia pariwisata.

“Intinya, pengembangan pariwisata harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan semua stakeholder. Ini menjadi tugas dan tanggungjawab bersama agar pariwisata Pessel terus mendunia,” tutupnya dikutip dari humas, Senin (03/09/2018).

Baca juga:
Pesisir Selatan Peroleh Rp145 Miliar Dana Desa dari APBN