Pessel Bakal Gelar Operasi Pasar untuk Gula dan Minyak Goreng

Gula dan minyak goreng (Foto: suaradewata.com)

Padangkita.com – Guna pengendalian stabilitas harga sejumlah bahan pokok saat Ramadhan, Pemerintah Pesisir Selatan (Pessel) merencanakan operasi pasar.

Sekretaris Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag-UMKM), Thamrin, menyampaikan operasi pasar bakal dilakukan pada awal minggu kedua bulan puasa.

“Kami rencanakan seperti itu. Nanti bagaimana kepastiannya, kita lihat seperti apa pergerakan harga di bulan puasa,” ujarnya, dikutip Padangkita.com dari laman resmi pemda, Jumat (11/5/2018).

Sesuai rencana, pemerintah kabupaten bakal melakukan operasi pasar yang akan disebar di 12 kecamatan yang ada di daerah itu.

Pada kegiatan tersebut, jelas dia, komoditi yang akan diperdagangkan adalah minyak goreng. Selain itu, gula pasir dan telur.

Sebab, trend harga dari tiga komoditi tersebut cenderung mengalami kenaikkan harga. Apalagi menjelang masuknya Lebaran Idul Fitri.

“Karena biasanya masyarakat bikin kue lebaran. Makanya harga minyak goreng dan gula pasir cenderung naik. Kalau komoditi yang lain belum ada,” terang dia.

Berdasarkan daftar harga pangan strategis pada Dinas Pangan Kabupaten Pesisir Selatan, saat ini harga gula pasir di tingkat produsen mencapai Rp11.300 per Kilogram.

Sedangkan di tingkat konsumen Rp12.000 per Kilogram. Sementara, untuk minyak goreng di tingkat konsumen bertengger pada posisi Rp11.000 per Kilogram dan di tingkat konsumen Rp12.000 per Kilogram.

Pada kesempatan itu, ia juga meminta pada masyarakat untuk turut menjaga pengeluarannya. Jangan sampai belanja dengan berlebihan, sehingga bisa memicu kenaikkan harga.

Baca juga:
Peran Koperasi Terhadap Perekonomian: Indonesia 3,9 Persen, Selandia Baru Sudah 20 Persen