Penerbangan AirAsia, Padang – Singapura Berhenti Mengudara

Padangkita.com – Layanan penerbangan langsung Padang – Singapura dihentikan. Hal tersebut disampaikan Manajemen PT Indonesia AirAsia. Head of Communication PT Indonesia AirAsia Baskoro Adiwiyono mengatakan hal tersevut dilakukan sebagai bentuk rektrukturisasi jaringan perusahaan guna efesiensi.

Penghentian layanan itu mulai dilakukan pada 17 Mei mendatang. Artinya, penumpang yang akan menggunakan jasa layanan rute tersebut hanya bisa menikmatinya sampai pada 16 Mei 2018.

“AirAsia Indonesia akan menghentikan layanan penerbangan langsung yang menghubungkan Padang dan Singapura pada 17 Mei mendatang,” katanya, Jumat (11/5/2018).

Manajemen, imbuhnya, sudah memberitahukan penghentian rute tersebut kepada seluruh penumpang melalui SMS dan email.

Anak perusahaan Air Asia Grup, maskapai asal Malaysia itu pun memberikan kompensasi kepada calon penumpangnya yang telah membeli tiket dengan pilihan.

Pertama, mengubah jadwal keberangkatan sampai tanggal 16 Mei 2018 tanpa dikenakan biaya tambahan. Kedua, mengubah rute penerbangan melalui Kuala Lumpur dalam rentang waktu tujuh hari tanpa dikenakan biaya tambahan.

Ketiga, deposit harga tiket yang dapat digunakan untuk pembelian tiket Air Asia lainnya dengan masa berlaku 180 hari sejak diterbitkan, dan terakhir, pengembalian dana secara penuh.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian mengatakan pihaknya sudah menerima informasi penutupan rute tersebut dari kementerian pariwisata.

Menurutnya, alasan penutupan rute itu disebabkan karena rendahnya load factor atau tingkat keterisian rute tersebut, terutama dari Singapura ke Padang.

“Itu hanya dugaan saja, karena memang load factronya hanya di bawah 30%,” katanya.

Dia menyebutkan pemda masih akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk memastikan rute tersebut masih tetap beroperasi.

Adapun, maskapai Air Asia mulai melakukan penerbangan langsung Padang – Singapura sejak 9 Februari 2018, dengan penerbangan setiap hari.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar menyatakan dibukanya rute Padang – Singapura cukup berdampak signifikan terhadap kunjungan wistawan ke daerah itu.

Kepala BPS Sumbar Sukardi mengatakan kontribusi rute Padang – Singapura sudah mulai tampak dengan peningkatan kunjungan wisman ke daerah itu yang naik 13,41% per Maret lalu dibandingkan dari bulan sebelumnya.

Baca juga:
Pengemudi Go-Jek Padang Beroperasi Kembali

“Ada dampaknya, per Maret ini ada kenaikan 13,41% dibandingkan bulan sebelumnya,” kata Sukardi.

Bahkan untuk wisawatan asal Singapura terjadi peningkatan hingga 48,76% dari 363 wisman di bulan Februari menjadi 540 wisman per Maret ini. Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, kenaikan mencapai 5.300%.

Secara keseluruhan, kunjungan wisman ke Sumbar mencapai 5.057 orang atau naik 13,41% dari bulan Februari yang hanya 4.459 orang, dan naik tipis 1,3% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 4.992 orang.