Pemko Siapkan Penyusunan RPJMD Teknokratik Kota Padang 2019-2024

Padangkita.com – Pemerintah Kota Padang menyiapkan Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2024. Sehubungan dengan hal tersebut masing-masing SKPD nmemaparkan rencana program kegiatan guna menyelaraskan visi dan misi walikota dan wakil walikota terpilih selama lima tahun ke depan.

Seperti diketahui, rancangan Teknokratik RPJMD merupakan naskah akademik RPJMD yang memuat kajian secara empirik dan ilmiah terhadap kondisi, potensi, masalah dan isu-isu strategis yang dihadapi di masa kepemimpinan periode jabatan Walikota Mahyeldi dan Wakil Walikota Hendri Septa nantinya. Melalui itulah akan tergambar potret Ibukota Provinsi Sumatera Barat itu lima tahun kemudian yakni di 2024.

Kegiatan ini dipimpin langsung Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah dengan diikuti Wakil Walikota Padang terpilih, Hendri Septa, Sekdako Asnel, serta Tim Ahli didampingi TAPD sebagai pembahas.

“Kita ingin wajah Kota Padang berubah tahun depan. Rancangan teknokratik menentukan perubahan tersebut, karena menjadi dasar penyusunan yang wajib dimuat dalam RPJMD 2019-2024,” kata Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah sewaktu memimpin kegiatan yang dilangsungkan di kediaman resminya, Kamis (30/8).

Menurut Mahyeldi, penggalian data awal potensi dan isu-isu permasalahan strategis dari setiap OPD menjadi materi penting untuk penyusunan RPJMD Teknokratik.

“Dengan demikian diharapkan semua pelaksanaan program nantinya lebih terukur,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Bappeda Kota Padang Hervan Bahar mengatakan, rancangan teknokratik RPJMD merupakan rancangan dokumen perencanaan 5 tahunan yang disiapkan oleh pemerintah daerah dengan sepenuhnya menggunakan pendekatan teknokratik.

“Perencanaan ini bertujuan untuk mewujudkan pembangunan daerah dalam rangka peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, lapangan berusaha, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah,” kata Hervan.

Terkait kegiatan pemaparan, terang Hervan, dilaksanakan pada Kamis dan Jumat (30-31/8). Untuk Kamis yaitu oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perdagangan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Perhubungan dan Dinas Lingkungan Hidup. Selanjutnya Jumat Dinas PUPR, Dinas PRKPP, Disnakerin, Dinas Koperasi dan UMKM dan Dinas Pendidikan.

Adapun untuk Tim Ahli yang membedah program dari masing-masing SKPD kali ini yaitu menghadirkan akademisi antara lain dari UNAND yakni Badrul Mustafa, Yosrizal dan Eva Yonnedi. Kemudian M.Anwar dari UNP dan lainnya dikutip dari humas, Sabtu (01/09/2018).

Baca juga:
Tersedia 13.677 Kursi, Sekolah Kedinasan Pemerintah Buka Pendaftaran 9-30 April