Pemilik Kapal di Pessel Harus Patuhi Aturan Pelayaran

Padangkita.com – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menghimbau operator Kapal wisata dan Kapal angkutan se Kabupaten Pesisir Selatan mematuhi aturan pelayaran yang telah ditetapkan. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kecelakaan kapal seperti yang terjadi dibeberapa daerah di Indonesia.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nuzirwan Rabu (31/10/2018) mengungkapkan melalui surat edaran yang ditandatangani oleh Bupati Pessel Hendrajoni kepada pemilik kapal pariwisata dan kapal penyeberangan reguler di Kabupaten Pesisir Selatan dengan nomor surat 550/217/Dishub-PS/6/2018.

Mengungkapkan sesuai dengan undang undang nomor 17 tahun 2018 tentang pelayaran dan peraturan pemerintah terkait perkapalan dan peraturan menteri perhubungan republik Indonesia nomor PM 39 tahun 2017 tentang pendaftaran perkapalan dan kebangsaan maka perlu menjadi perhatian bagi pemilik kapal.

Menurutnya pemilik kapal  harus melengkapi surat surat kapalnya sesuai dengan aturan yang berlaku dan menyediakan kelengkapan kapal seperti penyelamatan yaitu baju pelampung ,alat kesehatan dan pemadam kebakaran,.

“Diharapkan semua penumpang diasuransikan sehingga ada jaminan bagi penumpang jima terjadi apa apa , dan buat daftar penumpang sebelum berlayar,” ujarnya

Ditambahkanya pemilik kapal jangan pernah membawa penumpang melebihi kapasitas sebab yang membawa penumpang melebihi akan membahayakan keselamatan penumpang,

“Kita berharap pemilik kapal bisa melakukan pemeliharaan kepada kapalnya secara berkala sehingga diketahui kondisi kapal apa layak atau tidak untuk mengangkut penumpang,” ujarnya dikutip dari pesisirselatankab.

Seperti diketahui Kabupaten Pessel merupakan daerah pinggiran pantai ,dimana panjang pinggiran pantai mencapai 340 km . Dan beberapa kawasan pantai seperti Kawasan Mandeh dan Kawasan Pantai Cerocok Painan menjadi kawasan wisata yang ramai dikunjungi wisatawan . Dan andalan kawasan ini adalah mengangkut penumpang berkeliling pulau pakai kapal/boat .Diperkirakan. Jumlah kapal wisata di kedua kawasan ini mencapai 400 unit .

“Maka kapal kapal itu harus bisa memperhatikan keselamatan penumpangnya dan lebih mengutamakan keamanan berlayar sesuai dengan aturan yang ada,” akhirnya

Baca juga:
Tiga Ruas Jalan Nasional Ditergetkan Rampung Juni 2018