Pemerintah Alokasi Dana Rp 16 Triliun Tangani Bencana 2017

Jembatan rusak akibat banjir yang melanda Kabupaten Sijunjung, Selasa (28/03/2017) (Foto: BPBD)

PadangKita – Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp16 triliun untuk menangani dampak yang sebabkan oleh bencana di seluruh Indonesia pada tahun 2017.

Dana tersebut disebar disejumlah kementrain dan lembaga yang terkait sesuai tugas dan kewenangan dalam menangani dampak bencana.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei mengatakan bahwa dana tersebut sebenarnya jauh dari dampak kerugian yang disebabkan oleh terjadinya bencana.

“Tiap tahun kerugian akibat bencana mencapai Rp30 triliun,” katanya seperti dilansir dari setkab.

Baca Juga :

Ia juga menyebutkan bahwa sekitar 150 juta warga Indonesia masih berada di daerah yang rawan bencana baik daerah banjir, tsunami dan lainnya.

Dana sebesar RP16 triliun yang dialokasikan untuk penanganan bencana itu, menurut Willem, juga meliputi program reboisasi, penghijauan yang dilakukan oleh sejumlah kementerian dan lembaga.

Menurut Kepala BNPB itu, pada 2017, korban bencana terdampak di 105 kota/kabupaten yang utamanya karena degradasi. Ia menyebutkan, sebanyak 24,67 juta DAS (Daerah Aliran Sungai) kritis dan banyak sungai yang digunakan sebagai pembuangan sampah.

Dari bencana yang ada, menurut Willem, kebanyakan karena korban tinggal di daerah bencana. Ia juga menambahkan perubahan cuaca secara ekstrem juga jadi penyebab terjadinya bencana seperti di Garut dan Kabupaten Limapuluh Koto.

Upaya dalam penanggulangan, menurut Willem, harus dilakukan secara bersama dan dibangun dengan kepedulian dan naluri, serta dididik setiap hari untuk hadapi bencana.

Kepala BNPB itu berharap, peringatan Hari Nasional Kesiapsiagaan Bencana bukan hanya seremonial semata, namun harus terukur dan berhasil. (Setkab/Arif)

Baca juga:
Banjir Bandang Hantam Solok Selatan, 138 Rumah Rusak