Pembangunan Jalan Muaro Aia Pessel-Alahan Panjang Solok Kembali Dimulai

Padangkita.com – Pembangunan jalan tembus dan pelebaran Muaro Aia, Pesisir Selatan Ke Alahan Panjang, Kabupaten Solok dimulai pelaksanaannya. Hal tersebut dilakukan mengingat kondisi jalan yang ada sekarang jalan sangat sempit dan rawan laka lantas.

“Jika nantinya akses telah terbangun maka kedua daerah akan bisa berhubungan dengan mudah kedua daerah bisa menjalin kerjasama ekonomi dan saling menguntungkan nantinya ,” ujar Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Risnaldi dikutip dari pesisirselatankab, Senin (01/10/2018).

Menurutnya dampak ekonomi bisa dirasakan nantinya, pedagang dari Solok akan mudah berdagang ke Pessel begitu juga sebaliknya. Bahkan warga Solok untuk menuju Kawasan Wisata yang ada di Pessel juga mudah. Pemprov akan berusaha pembangunan segera dilakukan jika masyarakat mau ikut berpartisipasi salah satunya memberikan lahannya untuk pembangunan itu nantinya.

Menambahkan pembangunan  ini  untuk memudahkan akses masyarakat ,oleh karena itu harus dijaga dengan baik. Begitu juga masyarakat jangan melakukan ilegal longging disepanjang hutan sebab juga membawa dampak buruk dan menimbulkan bencana.

mengungkapkan DPRD Provinsi mendukung penuh pembangunan jalan tembus Pasar Baru Alahan Panjang karena pembangunan ini akan membawa dampak luas bagi masyarakat .

Sementara itu Bupati Pessel  Hendrajoni Kamis (27/09/2018) mengungkapkan Pembangunan jalan tembus Pasar Baru Alahan Panjang  merupakan segitiga perekonomian. Jalan yang yang dibangun ini merupakan jalan APL yang lebarnya sekitar 50 meter.

Yang nantinya jalan ini akan membuat tranportasi kedua daerah yaitu Pessel dan Kabupaten Solok  menjadi mudah. Dan pembukaan lahan ini akan menjadikan daerah ini sebagai jalur yang bisa memperpendek jarah tempuh juga sebagai jalur tranfortasi perdagangan warga kedua wilayah.

“Dengan pembukaan jalan ini mungkin akan ada pengembangan kawasan wisata yang rutenya akan disesuaikan dengan wilayah, apalagi di Kecamatan Bayu ini ada Jembatan Akar, Air terjun Bayang sani. Kemungkinan potensi pariwisatanya bisa juga dikembangkan hingga kekawasan mandeh,Kemungkinan membutuhkan biaya besar untuk bisa membuka jalur ini agar bisa dilewati secara normal dan aman,” pungkasnya.

Baca juga:
Berikan Rasa Aman, Polisi di Pessel Jaga Pelaksanaan Salat Tarawih