Pelatihan Berbasis Kompetensi di Pessel Diharapkan Dapat Tekan Pengangguran

Gerbang memasuki Kabupaten Pesisir Selatan dari Padang (Foto: twitter anakanakminang)

Padangkita.com – Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Selatan Lisda Hendrajoni, menghadiri pembukaan pelatihan berbasis kompetensi dengan tema “Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas Kejuruan Teknik Membatik (2 Paket)” di Nagari Ampuan Lumpo, Kecamatan IV Jurai.

Lisda mengatakan, program tersebut bertujuan untuk mengentaskan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas serta kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di Pessel, sesuai dengan program nasional.

“Alhamdulillah kita sangat mengapresiasi kegiatan ini, semoga kedepan menjadi sebuah keterampilan bagi pencari kerja. Setidaknya untuk menekan angka pengangguran dan menjadi solusi dari ledakan angkatan kerja yang menjadi permasalahan di  negara berkembang saat ini,” sebut Lisda dikutip dari pesisirselatankab, Sabtu (31/03/2018).

Lebih jauh diharapkan, melalui pelatihan berbasis kompetensi (PBK), maka diharapkan benar-benar mampu mempersiapkan tenaga kerja yang handal, terampil dan kompeten, sesuai dengan kebutuhan industri berkembang saat ini, sehingga masyarakat mampu mengisi lowongan kerja yang ada di industri atau membuka lapangan pekerjaan untuk usaha mandiri.

“Selain itu, tujuan kegiatan ini juga untuk membentuk sikap mental bagi para peserta dalam menghadapi persaingan bisnis secara global,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pessel, untuk menciptakan program pelatihan kerja yang berorientasi pada kompetensi, serta meningkatkan kualitas tenaga kerja dalam berbagai keahlian dan keterampilan sesuai bidang masing-masing.

“Jika masyarakat sudah memiliki pengetahuan, keterampilan, perilaku atau sikap kerja (attitude), maka kedepan diharapkan peserta bisa mengisi berbagai jabatan strategis yang tersedia pada industri besar ataupun bisa menjadi wirausahawan,” harap Lisda.

Sementara itu, Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Sumbar, Syamsi Harry mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk memaksimalkan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) sekaligus salah satu upaya pemerintah dalam rangka mengurangi angka pengangguran melalui pelatihan. Menurutnya, PBK adalah untuk menciptakan kecakapan hidup (life skills training) bagi para pekerja dan wirausahawan.

“Jadi, dapat juga kita simpulkan sebagai upaya pemberian kemampuan kepada masyarakat yang membutuhkan berbagai keterampilan. Kemudian bisa diterapkan sebagai bekal untuk bekerja atau berwirausaha,” terangnya.

Baca juga:
Walikota Padang Minta Sekolah Evaluasi Sanksi untuk Siswa Terlambat