Padang Diberi Label Kota Asuransi

Pelepasan peserta InsuRUN di Padang, Minggu (10/12/2017). Acara ini menjadi salah satu puncak peringatan hari asuransi. Foto (Humas Pemko Padang)

Padangkita.com – Puncak Hari Asuransi ke-12 berlangsung meriah di Padang, Minggu (10/12/2017). Rangkaian kegiatan dimulai dengan karnaval, jalan santai, pecahkan rekor MURI dan kemeriahan lainnya. Acara ini diramaikan oleh masyarakat asuransi dan berbagai komunitas.

Sebelumnya, Dewan Asuransi Indonesia menganugerahkan penghargaan untuk Kota Padang sebagai “Kota Asuransi”. Pernyataan ini diumumkan langsung saat jumpa pers yang dihadiri Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, Ketua DPRD Sumbar, Ketua Dewan Asuransi Indonesia, Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, kemarin.

“Dengan menggandeng beragam komunitas, UMKM dan pekerja industri kreatif, pekerja seni asal Padang diharapkan mampu menghadirkan kemeriahan di sepanjang jalan utama kota Padang, ” ungkap ketua pelaksana Wahyu Wibowo.

Kegiatan diawali dengan barisan Paskibra, Brigade Panji, drumband, beragam baju fantasi, dan Karnaval dari 11 Kecamatan di Kota Padang.

Kemudian beragam komunitas sepeda, komunitas seni rupa, dance, dan musik. Serta diikuti rombongan perusahaan asuransi serta kendaraan hias.

“Sementara itu, pada Minggu ini dilaksanakan InsuRUN, yaitu event lari skala nasional,” tambah Wahyu Wibowo.

Kegiatan tersebut merupakan bagian program untuk menyosialisasikan asuransi dan mengedukasi seluruh masyarakat agar dapat memahami manfaat asuransi untuk kehidupan yang lebih baik.

Dihari puncak perayaan asuransi ke 12 ini juga dilombakan lari 5 K dan 10 K yang akan diikuti kurang lebih 5.000 peserta.

Dalam kesempatan ini ada apresiasi kepada pemecah rekor putera dan puteri diberikan hadiah 2 unit mobil Honda HRV.

“Kami harap, kegiatan yang diadakan pada perayaan Hari Asuransi 2017 dapat terus meningkatkan pemahaman dan juga antusias memasyarakat Indonesia untuk memiliki asuransi dan juga perencanaan keuangan untuk masa depan yang lebih baik,” tutup Wahyu.