Operasi Keselamatan Singgalang 2018, Polres Bukittinggi Keluarkan 155 Surat Tilang

Padangkita.com – Selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Singgalang 2018, Satuan Lalu Lintas Polres Bukittinggi mengeluarkan 155 surat tilang bagi pengendara yang melanggar aturan, serta 635 teguran atau memberikan peringatan bagi pengendara untuk waspada dengan keselamatan di jalan raya.

Demikian disampaikan Kasat Lantas Polres Bukittinggi AKP Sukur Hendri Saputra, menurutnya, selama agenda Operasi Keselamatan Singgalang yang berlangsung dari 5 hingga 25 Maret 2018 kemaren itu, tercatat dua kasus kecelakaan, satu kroban meninggal dunia dan luka ringan dua orang, dengan kerugian materi Rp7,5 juta.

“Sebanyak 40 personil Satuan Lalu Lintas yang diturunkan lebih banyak melakukan teguran terhadap pengendara yang melanggaraturan di luar prioritas yang ditargetkan, mengingat Operasi Keselamatan Singgalang ini lebih pada tindakan pencegahan atau preemtif, dan preventiv atau mengurangi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan,” jelasnya.

Sukur Hendri Saputra menambahkan, intinya dalam Operasi Keselamatan Singgalang ini 80 persen merupakan teguran yang sifatnya mengingatkan dan sosialisasi, dan 20 persen lainnya merupakan tindakan seperti melakukan tilang bagi setiap pelanggaran yang ditemukan.

“Selain itu juga dilakukan kegiatan penyuluhan atau mendidik masyarakat sebagai pengguna jalan sebanyak 51 kali kegiatan, pemasangan 23 spanduk di daerah-daerah keramaian dan daerah rawan kecelakaan, pembagian pamflet atau brosur 4.110 buah, serta stiker 3.115 buah bagi pengendara, agar mereka paham tentang aturan berlalu lintas,” ulasnya.

Selama Operasi Keselamatan Singgalang 2018 sambung Sukur Hendri Saputra, disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya mulai meningkat, minimnya pelanggaran dan kecelakaan, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib berlalu lintas.

“Disamping itu pengendara yang sopan dan taat aturan juga diberikan reward berupa helm gratis dan karangan bunga, serta bagi yang tidak taat aturan telah diberikan peringatan dengan stiker dan brosur tentang aturan berlalu lintas, dengan target kedepan mereka tidak lagi melakukan pelanggaran, dan lebih mengutamakan keselamatan,” ungkapnya.

Sukur Hendri Saputra menilai, sejauh ini pengendara baik itu masyarakat, aparat TNI, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah hukum Polres Bukittinggi sudah tertib dan sadar dalam berlalu lintas, mematuhi seluruh aturan, walaupun masih ada diantaranya yang terimbas razia, karena masih melakukan pelanggaran.

“Namun yang tidak kalah pentingnya dalam Operasi Keselamatan Singgalang 2018 ini, adanya kegiatan mencor jalan berlubang yang dananya secara swadaya dari Polres Bukittinggi, dalam hal ini petugas Satlantas bekerjasama menutup sejumlah lubang jalan, terutama di persimpangan, sebagai antisipasi terjadinya kecelakaan,” terangnya.

Dalam hal ini ulas Sukur Hendri Saputra, ada empat titik ruas jalan memotong atau persimpangan yang di cor, yakni Jalan di depan Kantor DPRD menuju kawasan Pasar Atas, Simpang Kangkuang depan Kantor PLN, Simpang Empat menuju Rumah Sakit Yarsi, dan Simpang Capela yang kondisi jalan nya berlubang atau memotong ruas jalan.

“Jalan berlubang ini akibat dari tidak selesainya proyek galian pipa Perusahaan Daerah Air minum (PDAM) yang dilakukan pemborong PT. Nolan dari Jambi, yang merupakan penanggungjawab dibawah pengawasan Balai Wilayah Air Sungai Sumatera Lima Provinsi Sumatera Barat. Sekaligus upaya ini merupakan tindak lanjut dari banyaknya masuk laporan masyarakat sering terjadinya kecelakaan atau pengendara yang terperosok dan jatuh di kawasan jalan berlobang itu,” tukasnya.

(Guspra Koto)