Menikmati Cokelat Pariaman di Hotel Inna Padang

Gerai Cokelat Malibou di Hotel Grand Inna Padang (Foto: ist)

Padangkita.com – Cokelat dari tanah Pariaman yang dikembangkan oleh usaha cokelat Malibou kini hadir di Hotel Grand Inna Padang. Pengunjung bisa menikmati berbagai produk olahan cokelat di Gerai Lapau Cokelat Malibou di hotel tersebut.

“Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan produk usaha kecil dan menengah, kami dukung kehadiran Gerai Lapau Cokelat Malibou di Hotel Grand Innna Padang,” kata Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour Iswandi Said di Padang, dikutip Padangkita.com, Senin (12/2/2018).

Peresmian gerai cokelat tersebut dilakukan oleh Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah.

Gerai tersebut menyediakan cokelat dalam bentuk batangan yang siap dikonsumsi hingga bubuk yang bisa dibuat sebagai minuman yang lezat.

Menurutnya Iswandi, kehadiran lapau cokelat Malibou merupakan hasil produk anak nagari yang perlu didukung pemasarannya.

“Cokelat lokal di Padang Pariaman tidak kalah kualitasnya dengan produk dari tempat lain, makanya sebagai bentuk kepedulian, kami bantu pasarkan,” katanya.

Hendra Aswara, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian Kabupaten Padang Pariaman mengatakan selama ini pihaknya sudah banyak memproduksi cokelat namun terkendala pemasaran.

“Dengan diberikan kesempatan hadir di hotel-hotel merupakan salah satu solusi pemasaran untuk memperkenalkan produk lebih luas,” ujarnya.

Ia berharap cokelat itu tidak hanya dipasarkan di Padang tapi juga bisa dipasarkan di 41 hotel milik BUMN di seluruh Indonesia.

Terkait dengan produksi ia mengatakan saat ini masyarakat mampu memproduksi hingga 30 kilogram cokelat per hari dan ke depan ada alat produksi dari Kementerian Perindustrian yang kapasitasnya 100 kilogram per hari.

Untuk bahan baku berupa kakao pihaknya sudah menyiapkan anggaran Rp1 miliar untuk 2018 guna menyiapkan lahan baru seluas lima hektare di kawasan Malibou Anai.

Ia menambahkan saat ini luas lahan kakao di Padang Pariaman mencapai 32 ribu hektare dan ke depan akan diupayakan perluasan lahan sebagai sentra kakao di Sumbar.

Baca juga:
Dapat Kouta Rp71 Triliun, BRI Optimis Penyaluran KUR Sesuai Target