Mahyeldi Inginkan Sinergi UMK dan UMB Bangun Ekonomi Padang

Produk UMKM (Foto: Kemendagri.go.id)

Padangkita.com – Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menginginkan adanya sinergi antara pelaku Usaha Menengah Besar (UMB) dengan pelaku Usaha Menengah Kecil (UMK) untuk mencapai kesejahteraan menyeluruh masyarakat.

“UMB harus mewadahi UMK dalam mengakses pasar. Sebab UMK tidak mungkin mengakses pasar secara berkesinambungan jika tidak dibantu oleh UMB,” kata Mahyeldi, Senin (9/10/2017).

Ia menuturkan cukup banyak pelaku usaha yang potensial untuk menggerakkan perekonomian Kota Padang. Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang jumlah UMK dan UMB mencapai 2.040 unit.

“UMK dan UMB cukup banyak di sini, dan ini potensinya besar,” katanya.

Mahyeldi mengatakan, untuk menyelesaikan masalah di Kota Padang salah satunya dengan mendorong pengusaha besar untuk melaksanakan aturan dan kegiatan dengan semestinya.

“Sebab kalau orang kaya sadar aturan, maka akan selesaikan masalah kemiskinan di negara ini,” kata Mahyeldi.

Walikota berharap, UMB akan dapat mewadahi UMK agar bisa mengakses pasar. Sebab, UMK tidak akan mungkin mampu mengakses pasar secara berkesinambungan jika tidak dibantu oleh UMB.

“Karena itu, UMB dan UMK mesti bersinergi,” ujarnya.

Sewaktu berkunjung ke Vietnam beberapa waktu lalu, Walikota Padang melihat terjalin eratnya sinergi antara pemerintah dengan pengusaha untuk membantu UMK. Hemat Walikota, itu pula sebabnya cukup banyak nelayan asal Vietnam yang menangkap ikan di perairan Indonesia. Sehingga kapalnya pun mesti ditenggelamkan.

“Kenapa mereka bersemangat? Karena hasil tangkapan mereka dijamin pemerintah, sehingga ikan yang ditangkap dapat diekspor,” hemat Mahyeldi.

Ketika itu, Mahyeldi melihat langsung bagaimana ikan hasil tangkapan nelayan di Vietnam yang langsung dikirimkan ke pelabuhan ekspor. Ikan tersebut tidak bermain-main dulu di Vietnam, tetapi langsung di ekspor.

“Peran inilah yang dimainkan pengusaha dalam membantu UKM,” ujarnya.

 

BAGIKAN