Kota Padang Diundang Ikuti Diplomasi Ekonomi ke India dan Pakistan

Padangkita.com – Kota Padang menjadi satu-satunya daerah yang diundang untuk mengikuti roadshow diplomasi ekonomi ke India dan Pakistan. Kegiatan yang digagas Direktorat Asia Selatan dan Tengah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI tersebut bertujuan untuk meningkatkan hubungan dagang antara pelaku-pelaku usaha dari Indonesia dengan negara mitra yang dituju.

Direktur Asia Selatan dan Tengah, Ferdy Piay, mengatakan, India dan Pakistan merupakan pangsa pasar yang sangat bagus untuk produk dan komoditi dari Indonesia, seperti CPO, Batu Bara serta beberapa, produk unggulan lainnya dari Indonesia.

“Keikusertaan Kota Padang pada roadshow diplomasi ekonomi kali ini untuk menjajaki kerjasama di kedua negara tersebut”, ungkap Ferdy dikutip dari humas, Sabtu (27/10/2018).

Sementara itu, Walikota Mahyeldi mengatakan, Pemerintah Kota Padang menyambut baik keikutsertaan Kota Padang dalam roadshow diplomasi ekonomi yang digagas Kemenlu, khususnya ke Kota Chennai Negara Bagian Tamil Nadu India. Karena, Kota Chennai merupakan calon mitra kerjasama Kota Padang kedepan. Yang menurut rencana, akan menjalin kerjasama di sektor kesehatan, pendidikan, IT, pariwisata dan kebudayaan, termasuk mendorong terjalinnya kerjasama port to port antara Pelabuhan Teluk Bayur dengan Pelabuhan Laut di Chennai.

Disamping itu, Pemerintah Kota Padang juga akan menginisiasi terjalinnya kerjasama U to U antara Universitas Andalas dengan universitas terbaik di Kota Chennai di bidang kedokteran dan teknik, karena seperti diketahui bahwa India termasuk unggul dalam kedua sektor ini.

“Sudah menjadi tekad dan keinginan dari Pemerintah Kota Padang untuk mengaktifkan hubungan dengan negara-negara asing yang tergabung dalam IORA (Indian Ocean Rim Assosiation). Disamping karena kesamaan karakteristik (sama sama berada di pesisir samudera Hindia), negara-negara dimaksud adalah merupakan peluang pasar untuk produk dan komoditi yang berasal dari Kota Padang serta daerah lainnya di Sumbar”, ungkap Mahyeldi.

Ditambahkannya, rencana kerjasama sister city dengan Koya Chennai sudah disampaikan kepada Dubes India untuk Indonesia Mr. Pradeev Kumar Rawat saat melakukan kunjungan kehormatan (courtessy call) ke Kantor Kedubes India di Jakarta pada bulan September lalu.

Baca juga:
Selamat, Hari ini Kota Padang Terima Piala Adipura

Pada kesempatan itu, Dubes India sangat menyambut baik keinginan Kota Padang. Bahkan pihak Kedubes India akan menyelenggarakan Indian Cultural Week tahun 2019 di Kota Padang yang akan dikolaborasikan dengan pariwisata dan kebudayaan di Kota Padang, seperti (Budaya Serak Gulo) yang selalu dilaksanakan setiap tanggal 1 Jumadil Akhir (yang jatuh pada tanggal 3 Februari 2019).

GM PT. Pelindo II (IPC Teluk Bayur), Armen Amir, yang juga ikut diundang pada kesempatan itu, mengatakan, Pelabuhan Teluk Bayur berterimakasih diikutsertakan dalam roadshow diplomasi ekonomi oleh Pemerintah Kota Padang dan Kemenlu, yang tentunya akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan volume ekspor pelabuhan Teluk Bayur.

“Jika pada saat ini ekspor dari Pelabuhan Teluk Bayur baru mencapai 2,5 juta ton pertahun, maka secara bertahap akan ditingkatkan menjadi 5 juta ton pertahun. Ini adalah peluang emas bagi Pelabuhan Teluk Bayur untuk meningkatkan jumlah ekspornya ke India, termasuk juga peluang untuk menjual batu bara dari daerah Jambi dengan volume 2,5 juta ton pertahun”, tambah Armen.

Dikesempatan yang sama, Kepala Bagian Kerjasama Setda Kota Padang, Erwin M, menambahkan, akan ada dua agenda penting saat kunjungan ke Chennai India nantinya, disamping melakukan diplomasi ekonomi sesuai gagasan dari Direktorat Asia Selatan dan Tengah Kemenlu, Pemerintah Kota Padang juga akan melakukan penjajakan sister city dengan pemerintah Kota Chennai yang akan difasilitasi oleh pihak KBRI New Delhi dan Pihak KJRI Mumbay untuk kelancaran agenda selama di Chennai.

“Pemko Padang juga akan mengajak serta pelaku dunia usaha (eksportir) Kota Padang untuk ikut serta dalam delegasi, disamping pihak PT. Pelindo II dan Unand Padang,” imbuh Erwin.