Korban Ledakan Tambang Dirujuk ke Padang

Korban ledakan tambang batu bara di RSUD Sawahlunto (Foto: Tagana)

Padangkita – Dua korban ledakan tambang batu bara di Kota Sawahlunto dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat M Djamil, Kota Padang. Mereka harus mendapatkan perawatan intensif karena mengalami luka bakar serius.

“Korban dirujuk ke M Djamil Padang,” ujar Koordinator Taruna Siaga Bencana Indonesia Sumatera Barat Suri Hamdazir, Rabu 28 Maret 2017.

Baca Juga :
Tambang Batu Bara di Sawahlunto Meledak, 2 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Riwayat Ledakan Tambang Batubara Sawahlunto

Kata dia, berdasarkan informasi dari Tagana Sawahlunto, korban mengalami luka bakar 80 persen. Mereka sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Sawahlunto sebelum dirujuk ke Kota Padang.

Petugas Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP M Djamil, Gustavianof mengatakan, korban masih dalam perjalanan menuju RSUP M Djamil. Informasi terakhir yang diterimanya pada pukul 14.47 WIB, ambulans yang membawa korban masih berada di kawasan Indarung Padang.

Baca Juga :
Korban Ledakan Tambang Sawahlunto Alami Trauma Inhalasi
Polisi Selidiki Ledakan Tambang Batu Bara di Sawahlunto

Lubang tambang di areal kuasa pertambangan PT Bara Mitra Kencana (BMK) Sawahlunto meledak, Rabu 29 Maret 2017 sekitar pukul 10.00 WIB. Lokasi tambang dalam tersebut terletak di Desa Batu Tanjuang, Kecamatan Talawi.

Baca juga:
Antisipasi Kemarau, Petani di Sumbar Disarankan Tanam Palawija