Kiper Choirul Huda Meninggal Saat Melawan Kabau Sirah

Kiper Persela Lamongan Choirul Huda saat ditandu ke luar lapangan, untuk mendapatkan penanganan media. (Foto: kiriman MO Semen Padang FC)

Padangkita.com – Usaha kiper Persela Lamongan Chorul Huda saat menahan gempuran pemain Semen Padang FC berujung petaka. Huda, kiper legendaris itu, meninggal dunia setelah berbenturan dengan bek Persela, Ramon Rodriguez.

“Barusan konfirmasi lagi sama MO (Media Officer) Persela, sudah positif meninggal dunia. Bahkan suporter sudah masuk lapangan dan membentangkan spanduk Choirul Huda di tiang gawang,” beber Media Officer Semen Padang FC Roni Valega, usai pertandingan, Minggu (15/10/2017).

Choril Huda sempat dilarikan ke RSUD Dr Soegiri, Lamongan. Namun nyawanya tidak tertolong. Dia menghembuskan nafas terakhir pukul 17.15.

Penyerang Semen Padang Marcel Sacramento, termasuk pemain yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Sebab, benturan bermula dari umpan yang dilepaskan Riko Simanjuntak ke Marcel coba direbut oleh Huda. Namun saat bersamaan bek Persela Ramon sedang lari dengan Marel. Ramon kemudian bertabrakan dengan Marcel.

Roni mengatakan, Marcel menceritakan kejadian tersebut. Saat kejadian, kata Marcel, yang kemudian disampaikan Roni, kiper maju mendekati bola yang hampir ditendanganya. Tapi Huda tidak melihat ada bek Persela Ramon yang juga sedang berlari bersama Marcel. Marcel bilang dia sama sekali tidak mengenai Huda, tapi pinggang Ramon yang langsung berbenturan dengan rusuk Huda.

“Setelah kejadian, Marcel melihat lidah Huda sudah menjulur ke samping. Dia juga mengaturkan rasa duka pada Persela dan keluarga Huda. Begitu juga pemain, tim pelatih dan Manajement SPFC,” tandas Roni.

Duka juga diaturkan oleh Manager Semen Padang FC Bernadino. Dia mengatakan, mewakili tim mengaku prihatin dengan kejadian tersebut.

Menurut Win, sebelum meninggalkan stadion, seluruh pemain dan manajemen Semen Padang FC, mengheningkan cipta.

Pertandingan sendiri berakhir dengan kemenangan Persela 2-0. Dua gol Persela diciptakan oleh Saddil Ramdani pada menit kedua. Kemudian Jose Manuel Coelho, menit 51.

Tambahan tiga poin bagi Persela menjadikan poin sebanyak 36, dengan posisi 13 klasemen sementara.

Sementara Kabau Sirah tetap bertengger di posisi 15 dengan nilai 29.

Choirul Huda, lahir dan besar di Lamongan. Pria kelahiran 2 Juni 1979 ini bermain hanya untuk Persela sepanjang karir profesionalnya. Dia bermain sejak tahun 1999. Pemain bertinggi 181 cm dan berat 78 kg merupakan kiper Persela.