Kepala Bekraf: Kesejahteraan Musisi dan Pencipta Lagu Masih Jauh dari Harapan

Kepala Bekraf Triawan Munaf dan sejumlah musisi saat melaporkan kegiatan Hari Musik Nasional di Ambon kepada presiden. (Foto: setkab.go.id)

Padangkita.com – Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf bersama para musisi nasional menyambut baik gagasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai perlunya ada Strategi Besar Musik Indonesia.

Hal ini dimaksudkan agar ada planning yang terencana dengan baik, tidak usah muluk-muluk tapi melakukannya satu persatu dengan tuntas dari tahun ke tahun, dari 2 tahun kedua tahun, dari 3 tahun sampai 5 tahun.

“Jadi agar ada  langkah-langkah konkret bagi kebaikan musik nasional yang selama ini terus terang masih sangat memprihatinkan, ya kesejahteraan musisi, kesejahteraan pencipta masih jauh dari harapan,” kata Triawan usai bersama para musisi nasional melaporkan pelaksanaan Hari Musik Nasional di Ambon kepada Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/3) siang, dikutip dari laman setkab.go.id.

Menurut Kepala Bekraf, hak-hak mereka belum dipenuhi, pelanggaran-pelanggaran hak cipta belum ditindak dengan baik. “Nah inilah yang akan kita lakukan ke depannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Bekraf Triawan Munaf juga menyampaikan, bahwa masih ada artis yang peduli dan akhirnya mengajak semua rekan rekannya untuk peduli dan membicarakan, mendiskusikan, memikirkan bagaimana nasib musik Indonesia ke depannya.

“Jadi hari musik nasional kali ini tidak hanya dilakukan secara ceremony, yang tidak hanya bertemu dengan Bapak Presiden dan berbasa-basi tapi lebih bekerja seperti yang selalu Bapak Presiden tadi juga disampaikan,” ucapnya.

Baca juga:
Beberapa Menu Sarapan yang Baik dan Sehat Bagi Tubuh