Kemenag Padang: Pungli di MtsN Model Inisiatif Kepala Sekolah

Polisi bersama sejumlah barang bukti hasil OTT Kepala Sekola MTsN Model Padang. (foto: Aidil Sikumbang)

Padangkita.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang membantah aksi Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Tim Saber Pungli Polresta Padang diketahui oleh pimpinan.

Kepala Kamenag Kota Padang Japeri mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah MTsN Model merupakan inisiatif sendiri dari terduga Chandra Karim (45) Kepala sekolah dan Rahmi Jandras (41) Wakil Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas).

“Kita baru mengetahui setelah terjadinya penangkapan,” kata Japeri kepada wartawan, Selasa (13/06/2017).

Sementara itu sanksi untuk Kepala Sekolah dan wakil Kepala sekolah bidang humas MTsN Model tersebut akan ditentukan setelah adanya kepastian hukum yang mengikat.

“Hasil dari penyelidikan di Kepolisian nanti akan kita laporkan ke Kanwil,” jelas Japeri.

Japeri menambahkan akan membentuk tim untuk mengevaluasi penerimaan murid baru di seluruh MTsN Kota Padang.

Polisi dari Satuan Tugas (Satgas) tim saber pungli Polresta Padang, Sumatera Barat berhasil menangkap oknum kepala Sekolah Madrasah Tsnawiyah Negeri (MTsN) Model Gunung Pangilun yang diduga melakukan pungutan liar.

Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) kali ini, Kapolresta Padang Kombes Pol Chairul Aziz mengatakan polisi berhasil mengamankan Chandra Karim (45) Kepala sekolah MTsN Model dan Rahmi Jandras (41) Wakil Kepala Bidang Hubungan Masyarakat
(Humas).

“Berhasil diamankan uang senilai Rp18.888.000, rapor dan sejumlah dokumen-dokumen,” kata Chairul Aziz kepada wartawan, Selasa (13/06/2017).

Menurut polisi, penangkapan dilaksanakan pada Senin 12/06/2017 di ruang kerja Kepala Sekolah MTsN Model di Gunung Pangilun.

“Kita amankan sekira pukul 11.30 WIB. Dugaannya melakukan pungutan liar (pungli),” jelasnya. Saat ini keduanya dalam pemeriksaan lebih jauh dari tim kepolisian.

(Aidil Sikumbang)

Baca juga:
Gempa 4.7 SR Guncang Sumatera Barat